x
BREAKING NEWS

Kamis, 19 Desember 2019

Tersandra "Dirumah" Sendiri

Oleh : Alfian Herdiansyah Suhendar
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan telah mengakibatkan penyakit masyarakat, meningkatnya biaya hidup, serta menganggu aktivitas masyarakat. Seperti kita ketahui kebakaran hutan dan lahan merugikan banyak pihak, khususnya masyarakat setempat yang lingkungannya tercemar polusi udara akibat asap kebakaran tersebut. Saat menghirup udara setidaknya orang tersebut akan mengalami batuk, sesak napas, bahkan iritasi mata.
Bahkan kebakaran hutan dan lahan kali ini tidak saja merugikan pihak dalam negeri namun sampai ke negeri tetangga. Karena asapnya sampai ke daerah Selangor, melaka dan negeri Sembilan. Sebenarnya banyak dampak dari kejadian karhutla tersebut diantara lain.
Pertama dampak kesehatan. Secara umum kabut asap atau yang lainnya dapat mengganggu kesehatan semua orang,  baik yang sedang sehat atau pun yang sedang mengidap penyakit. Dampak yang paling signifikan diderita warga setempat adalah batuk dan radang tenggorokan. Hal ini terjadi karena kadar ozon yang tinggi yang dapat mengganggu system pernapasan.
Kedua yaitu dampak terhadap Pendidikan. Karena semakin berbahaya tingkat polusi udara di Riau dan sekitarnya. Pemerintah pun meliburkan seluruh pelajar. Karena dampaknya sangat luas, banyak sekolah sekolah di daerah Palembang, bahkan Malaysia yang meliburkan kegiatan belajar mengajar.
Ketiga yaitu dampak terhadap parawisata. Banyak objek wisata yang terpaksa ditutup karena dampak atas tersebut. Tidak hanya objek wisata berbagai sarana pendukung lainnya seperti jalur penerbangan terutama transportasi udara. Banyak maskapai yang terpaksa membatalkan seluruh penerbangannya karena asap kebakaran hutan.
Keempat yaitu lumpuhnya aktivitas warga. Banyak warga yang "tersandra" dirumahnya sendiri, hidung di sumbat, mata perih itulah yang mereka rasakan. Lalu mereka pun mengeluh karena pembagian masker sangat terlambat baru dikirim hari jum'at, masker itupun hanya masker biasa, bukan masker N95 yang lebih manjur untuk menangkal polutan.
Dampak yang terakhir ialah hubungan antar negara. Asap hasil kebakaran hutan dan lahan memang menjadi masalah dari tahun ke tahun dan bukan di daerah hutan saja. Asap terbawa angina hingga ke daerah lain bahkan mencapai negara tetangga seperti singapura, Malaysia dan brunei darusallam.
Lalu apakah solusi masalah karhutla ini yang sering terjadi dari tahun ke tahun. Seharusnya pemerintah harus cepat menangangi masalah yang cukup serius ini. Seperti membuat hujan buatan agar asapnya tidak terbawa angin dan tidak menganggu masyakarakat banyak. Pemerintah juga harus melakukan investigasi terhadap orang orang yang didalam instusi yang mengurus hutan tersebut apa terjadi kelalaian atau karena disengaja karena sudah sangat sering kebakaran ini terjadi. Jangan sampai paru paru rakyat Indonesia dirusak hanya karena kelalaian oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia