x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Sistem Drainase Pada Saat Musim Hujan

MUSIM hujan mulai datang. Beberapa tempat pun mengalami banjir, meski skalanya masih kecil. Hanya banjir di ruas jalan dan permukiman. Tidak terlalu lama, tetapi banjir itu terjadi.

Hal inilah yang membuat banyak kepala daerah, seperti wali kota Bandar Lampung, harus turun untuk melihat langsung apa yang terjadi di daerah yang terkena banjir, atau genangan air hujan. Sebab, masalah banjir atau genangan air ini bisa menjadi masalah serius bagi mayarakat. Bukan saja kegiatan menjadi terganggu, tetapi juga masalah penyakit yang bisa saja datang dan melanda warga. Ini yang juga semakin menimbulkan kekhawatiran pada masyarakat.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir, termasuk swadaya masyarakat. Karena, memang masalah banjir ini harus ditangani bersama-sama. Sebab, banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya banjir. Ada masalah sistem drainasenya, atau akibat dari masalah sampah yang menyumbat aliran air.

Jangankan drainase buatan yang tersumbat dan menjadi tempat buang sampah, bahkan sungai-sungai yang melintasi wilayah kota kita menjadi tempat buang sampah dan limbah. Padahal, di kota di negara lain, sungai di tengah kota adalah sebuah objek wisata alam yang mereka olah sedemikian rupa, sehingga menjadi tempat rekreasi bagi warga kota. Bahkan, juga ada yang menjadi bagian dari objek wisata warga dunia.

Kalau kita bicara tentang sistem drainase, maka kita harus mengingat patokan aliran air ini. Air bukan saja datang dari pegunungan, tetapi air hujan yang kemudian jatuh di atap rumah akhirnya menjadi sumber air pertama yang harus ditangani melalui sistem drainase.

Jadi, yang ingin saya sampaikan adalah ketika kita bicara tentang sistem drainase, itu berarti terhitung dari awal lokasi air. Mulai rumah hingga ke lokasi akhirnya, yaitu laut. Itulah sebabnya sungai juga menjadi salah satu elemen penting dari sistem drainase. Sungai memang menjadi tempat mengalirkan air hujan (limpasan) yang jatuh di atap, atau pekarangan rumah/bangunan lainnya. Itulah yang harus dialirkan ke sistem drainase permukiman/jalan raya untuk kemudian masuk ke sistem drainase utama, yaitu sungai untuk dialirkan ke laut.

Siti Rohilah
KPI 3 D

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia