x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Rumah Dinas Baru di Tanah Papua

Presiden Joko Widodo (Jokowi), menerima kunjungan puluhan tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/09/2019). Dalam kesempatan itu para tokoh Papua dan Papua Barat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo yang juga merupakan tim sukses pemenangan Jokowi-Ma'ruf menyampaikan sepuluh permintaan kepada Jokowi yang salah satu permintaannya itu adalah pembuatan Istana Presiden di Jayapura, Papua.

                Permintaan pembuatan Istana Presiden di Papua itu juga di dukung oleh beberapa menteri, salah satunya Menteri Dalam Negeri (mendagri) Tjahjo Kumolo. Menurut dia, suatu hal yang wajar jika Istana Presiden dibangun di tiap-tiap Ibukota Provinsi.

                Dalam hal ini, lahan adalah permasalahan utama untuk membangun Istana Presiden. Namun, Abisai Rollo memberikan tanahnya secara cuma-cuma (gratis) untuk keperluan pembuatan Istana Presiden, sehingga permintaan pembuatan Istana Presiden itu bisa terealisasikan. Dalam pertemuan tersebut Jokowi menyanggupi bahwa pembangunan Istana Kepresidenan di Jayapura, Papua akan dibangun tahun depan.

                Pembangunan Istana Presiden di Papua dinilai sebagai hal wajar, karena Indonesia baru memiliki 6 Istana Kepresidenan dan hanya satu yang dibangun setelah proklamasi kemerdekaan, yaitu Istana Tampak Siring di Bali. Sisanya adalah warisan dari Pemerintah Kolonial Belanda.

                Jika ditinjau dari segi ekonomis dan praktis, pembangunan Istana Kepresidenan ini dinilai ideal. Dengan estimasi waktu dari Jakarta ke Papua itu adalah 5 jam, dan ketika presiden berkunjung ke Tanah Papua itu selalu menginap, sedangkan di Papua sampai saat ini belum ada tempat yang mewakili untuk tempat menginap presiden. Hal tersebut tentu bisa menjadi tolak ukur untuk pembangunan Istana Presiden di Tanah Papua.

                Jika Istana Presiden tersebut sudah dibangun, maka ketika Presiden berkunjung ke wilayah Indonesia Timur, Presiden bisa menginap di Papua tanpa takut perasaan terburu-buru untuk kembali ke Jakarta. Dengan pembangunan istana ini juga dapat membuat presiden lebih dekat dengan warga Papua, dan Papua bisa menjadi rumah bagi Presiden.

                Banyak nilai-nilai positif yang didapatkan jika membangun Istana Kepresidenan di Jayapura, Papua. Rapat kabinet bisa dilaksanakan disana, menjamu (menerima) tamu Negara bisa dilakukan di tanah Papua, yang sehingga bisa membuat Papua menjadi lebih terkenal. Dan diharapkan dengan pembangunan Istana Kepresidenan ini dapat menumbuhkan SDM bagi masyarakat Papua juga tentunya.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia