x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Radikal musuh bersama Kita

Oleh : Muhammad Imadudin Aji

Radikalisme dan terorisme belakang ini menjadi momok yang sangat menakutkan di negara kita, dengan sering terjadinya kasus kasus radikalisme dan terorisme maka masyarakat banyak yang ketakutan dengan apapun yang behubungan dengan radikalisme dan terorisme.

Pemahaman yang salah tentang prinsip beragama menjadi awal mula lahirnya pemahaman yang radikal, bukan tentang agama apa, tetapi apa isi dari pemahamannya, tentu pemahaman yang salah ini berdampak luas dan menjadi akar mula permasalahan, kekeliruan dalam berpikir dan menjadi konsep diri yang salah bisa berdampak untuk kedepannya, maka rakyat Indonesia harus melawan dan memusihi paham Radikal ini.

Bagaimana cara kita melawan dan memusuhi paham radikal ini? Ini merupakan pertanyaan yang umum, berawal dari hal hal yg kecil mungkin bisa dengan kita memberikan atau menebarkan hal hal positif di media social, dengan kita menebarkan hal hal yang baik dan positif tentu itu akan menjadikan orang yang membaca nya pun positif, jika kita terus berkomentar atau memposting hal hal yang negatif atau yang berbau sarkasme seperti menjatuhkan para pemimpin atau tokoh tokoh di negeri ini, otomatis itu akan membuat masyarakat menjadi negatif dan bisa jadi menimbulkan hal hal yang mengundang pemberontakan dan itu bisa menjadi cikal bakal paham radikalisme.

Radikalisme dan terorisme berkaitan dengan Islam? Ada apa dengan Islam?. Stigma masyarakat di indonesia bahkan di dunia tentang radikalisme itulah yang salah, karena banyak yg menyudutkan agama islam. Apa yang salah dengan agama Islam, sebetulnya agama Islam adalah agama yang paling benar, hanya saja banyak kesalah pahaman tentang persepsi tentang radikal dan teroris, maka dari itu yang harus kita musuhi dan perangi ialah pemahaman pemahaman yang menyimpang .

Muhammad Imadudin Aji, MAHASISWA KPI UIN SGD BANDUNG  

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia