x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Political will untuk BUMN yang bebas dan Transparan

Berita tentang Dirut Garuda yang terpergok membawa Harley Davidson dalam kargo pesawat sudah cukup untuk memberikan penjelasan ke publik tentang BUMN yang sedang tidak baik baik saja , Kejadian itu menandakan adanya ikut campur dari tangan-tangan yang mempunyai kuasa untuk menguntungkan diri sendiri.
BUMN selaku perusahaan negara yang bertanggung jawab ke publik untuk mengurus segala sumber daya dan memberdayakannya untuk kepentingan rakyat sesuai dengan amanat konstitusi , Namun hal itu belum bisa terlaksanan maksimal karena adanya kepentingan pribadi atas kepentingan publik.
Peran para pemilik kuasa sangat menentukan nasib BUMN yang menjadi kunci pendapatan Negara ini , BUMN sebaiknya bersih dari intervensi yang menghambat kepentingan perusahaan itu sendiri . Apalagi BUMN selayaknya namanya adalah Badan Usaha milik Negara , bukan milik aktor politik atau segelintir pengusaha besar.
Maka para aktor BUMN pun harus lepas dari segala keinginan politik untuk berkuasa , mereka dipilih bukan semata – mata sekedar bagi hasil menang pemilu tetapi orang – orang yang berpengalaman dan mengerti permasalahan .
Kejadian di tubuh Garuda mungkin hanya salah satu yang terendus , maka BUMN harus memiliki sistem yang menjamin kelancaran perusahaan negara tersebut dan dapat diawasi oleh publik juga . dan selain itu terjaminnya kebebasan pendapat untuk keamanan bekerjanya . Sehingga tidak ada lagi budaya menjilat atau intrik-intrik antara semua pejabat BUMN .
Perusahaan Negara sudah seharusnya memiliki prinsip untuk kepentingan Negara , bukan semata – mata mencari keuntungan lebih untuk kantong pribadi . Alangkah baiknya para pemegang kuasa memikirkan para BUMN yang merugi dan masyarakat yang masih belum pendapat pelayanan yang baik ketimbang memikirkan kemakmuran sendiri
Muhammad Rajif Alfikri
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia