x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Perlunya Peran Mahasiswa dalam Pencegahan Radikalisme

Radikalisme kini tengah menjadi polemik yang sangat besar dan dinilai sebagai ancaman nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Lantas bagaimanakah peran mahasiswa dalam mengatasi masalah radikalisme tersebut apakah perlu tindakan yang cukup serius dalam menanggapi adanya radikalisme.

Sebagai mahasiswa tentunya kita memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan radikalisme itu sendiri tidak hanya di lingkungan kampus saja mahasiswa melakukan pencegahan radikalisme, namun juga di lingkungan masyarakat mahasiswa harus dapat mengaplikasikan yang namanya  pencegahan radikalisme. Hal ini disebabkan karena masyarakat tentunya menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual, kaum terdidik dan yang pasti dapat menjadi contoh bagi masyarakat itu sendiri. Bahkan, kepercayaan dari kalangan masyarakat itu lebih besar terhadap mahasiswa ketimbang kepada aparat negeri ini. Maka, menjadi hal yang penting bagi mahasiswa untuk dapat menjaga sikap dan perilakunya di tengah masyarakat.

Namun mencegah yang namanya  paham radikalisme tentunya bukanlah hal yang sangat mudah, untuk melakukannya diperlukan peran yang cukup kuat serta semua elemenpun harus ikut andil dalam hal melakukan pencegahan munculnya paham radikalisme tersebut secara bersama-sama, baik itu pemerintah, mahasiswa bahkan masyarakat itu sendiri.

Sebagai bagian dari elemen tersebut, mahasiswa harus tanggap dalam menemukenali gejala dan menangkal perkembangnya paham radikalisme tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama apa sih peran mahasiswa dalam masyarakat itu sendiri?. Peran mahasiswa salah satunya yang tentunya sudah tidak asing lagi di telinga mahasiswa adalah menjadi agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa, dalam hal radikalisme itu sendiri mahasiswa perlu mendapatkan pemahaman dan wawasan yang sangat luas tentang ilmu agama dan anti radikalisme yang lebih baik agar dapat memberikan kontribusi bagi negara dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama.

Salah satu cara agar mahasiswa dapat mendapatkan pemahaman dan wawasan yang sangat luas baik itu pemahaman mengenai keagamaan dan radikalisme dapat dilakukan dengan cara mengikuti sosialisasi dan seminar-seminar tentang keagamaan dan tentunya tentang anti radikalisme, perlu lebih sering diadakan di lingkungan kampus agar mahasiswa tidak mudah disusupi berbagai pemahaman yang menyimpang. Setidaknya, dengan sering mengikuti seminar maupun sosialisasi kebangsaan dan anti radikalisme, mahasiswa dapat lebih memahami apa itu radikalisme dan menyadari apa saja dampak yang bisa ditimbulkan dari paham tersebut. Dengan menambah wawasan dan pengetahuan tentang paham radikalisme dan upaya pencegahan, diharapkan nantinya mahasiwa dapat menangkal jika sewaktu-waktu muncul gejala radikalisme di lingkungan kampus dan mengaplikasikannya kepada lingkungan masyarakat itu sediri.


Siti Rohmah
Mahasiswa UIN SGD Bandung, Kp.Cibodas RT 01 RW 01 Desa Cibodas, Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
085846414907, sitirohmahdpll@gmail.com.





Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia