x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

Pentingnya Toleransi Sebagai Kunci Keutuhan Bangsa

Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang didalamnya terdapat beragam suku bangsa, kepercayaan, seni dan budaya, agama, bahasa daerah dan sebagainya. Negara Indonesia juga merupakan negara yang menjunjung tinggi sikap toleransi. Semangat toleransi ini sudah melekat pada masyarakat Indonesia sejak zaman penjajahan untuk mempersatukan bangsa demi melawan penjajah.

Seiring dengan berjalannya waktu, sebagian manusia saat ini lebih mementingkan diri sendiri sehingga sikap toleransi dari waktu ke waktu mulai memudar. Dengan banyaknya peristiwa yang menyudutkan nilai toleransi, Indonesia yang menjunjung tinggi semangat toleransi kini dipertanyakan. Apa jadinya Negara Indonesia jika tidak lagi menjunjung semangat toleran?

Sebagai masyarakat Indonesia, wajib hukumnya untuk menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara yang mengandung penuh arti toleransi.

Adanya toleransi yang tertanam dalam diri masyarakat Indonesia akan membuat masyarakat Indonesia saling menghormati dan menghargai antar sesama, menumbuhkan rasa nasionalisme, terhindar dari pengaruh eksternal yang dapat memutuskan keeratan bangsa, membangun perkembangan negara, serta menyejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia.

Hal ini mengakibatkan perpecahan yang disebabkan oleh adanya perbedaan akan minim terjadi karena berpegang teguh dengan arti Bhinneka Tunggal Ika.

Bahkan, intoleransi sudah masuk ke dalam dunia pendidikan yang terjadi pada tahun 2017 lalu bahwa terdapat siswa yang menolak ketua OSIS karena perbedaan agama. Hal ini sangat disayangkan dan memprihatinkan karena siswa merupakan penerus bangsa yang seharusnya memegang teguh nilai Pancasila yang diajarkan dalam pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Semangat toleransi bukan hanya dipelajari melalui teori, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan.

Maraknya peristiwa intoleransi sangat mengganggu perdamaian kehidupan masyarakat karena bersangkutan dengan keamanan masyarakat. Berbagai ancaman dapat datang karena tidak adanya sikap toleransi. Konflik yang sangat hangat dibahas akhir-akhir ini adalah seperti bidang politik yang dicampur dengan unsur agama sehingga banyak sekali kontra yang datang dari masyarakat dan menimbulkan perpecahan.

Masyarakat sesungguhnya berhak untuk menyampaikan pendapat mengenai peristiwa yang terkait, akan tetapi lebih baik mengungkapkan dengan tutur kata yang benar dan tidak menyinggung SARA atau pihak tertentu. Intoleransi tidak hanya menyebabkan konflik dan perpecahan, tetapi juga dapat menghambat perkembangan negara.

Dari kasus intoleransi yang ada, dapat dilihat bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak memahami dan mempelajari arti kesatuan dan kebersamaan yang diterapakan oleh para pahlawan dan rakyat Indonesia dalam melindungi negara dari para penjajah tanpa mengenal perbedaan.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia