x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Pentingnya Peran Pemerintah, Tokoh Agama dan Keluarga dalam Mencegah Radikalisme.

Oleh : Rafli Husein Amarullah

Radikalisme merupakan KBBI adalah "paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis". Paham ini dalam kehidupan bernegara Indonesia tentunya berlawanan, karena ingin merubah dasar negara Indonesia yang sudah di musyawarahkan bersama antara ulama atau tokoh agama dan tokoh nasional yaitu Pancasila kepada ideologi Islam yang Radikalis.

Selain itu Radikalisme juga selalu di identikkan dengan Agama. Padahal sebenarnya Agama tidak ada sangkut pautnya dengan Radikalisme. Seperti Jendral Polisi Idham Azis ketika uji kelayakan yang dilakukan di Komisi 3 DPR RI (Rabu, 30/10/2019) yang menyatakan bahwa, "Radikaslime Tidak Indentik dengan Agama, Tetapi Radikaslime itu adalah Oknum". Agama tidak mengajarkan kekerasan terhadap pengikutnya. Tetapi Agama mengajarkan mengenai perdamaian, persatuan.

Orang yang berfaham Radikalisme ini menumpangi Agama untuk memuluskan agenda mereka. Dan juga dalam mengkokohkan faham ini, mereka tentunya mencoba untuk merekrut orang-orang yang tentunya lemah akan ilmu agama mereka dan orang-orang yang salah dalam menafsirkan ajaran agama sehingga orang-orang tersebut akan mudah terpengaruh akan faham dari Radikalisme ini.

Maka daripada itu pentingnya peran Pemerintah, Tokoh Agama, dan juga Keluarga dalam mencegah menyebarnya faham ini. Pemerintah hendaknya melakukan upaya penanaman kembali akan nilai-nilai luhur Pancasila terhadap seluruh elemen bangsa dengan baik dan penuh kesabaran. Lalu peran Ulama atau Tokoh Agama pun juga penting dalam memberikan pemahaman mengenai ajaran-ajaran yang benar dan damai. Serta Peran daripada Keluarga yang amat penting, karena ruang lingkupnya yang sempit. Pentingnya peran Orang Tua dalam Keluarga dalam  mendidik anak-anaknya mengenai bahayanya paham Radikalisme ini, juga perlindungan, perhatian, maupun bimbingan dari Orang Tua dalam perjalanan kehidupan anaknya sejak dini hingga dewasa.

Jika ketiga aspek ini, baik Pemerintah, Ulama atau Tokoh Agama, dan Keluarga dapat menjalankan tugas dan perannya dengan baik dalam mencegah dan membersihkan paham Radikalisme ini, maka akan tercipta kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, damai, serta hilangnya paham Radikalisme dari Indonesia ini.


Rafli Husein Amarullah

Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung 


Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia