x
BREAKING NEWS

Kamis, 19 Desember 2019

Negara Yang Seharusnya Menanggung Biaya BPJS

Oleh : Alfian Herdiansyah Suhendar
Seperti kita ketahui masyarakat Indonesia sangat terbantu dengan adanya BPJS kesehatan, tetapi BPJS kesehatan terus mengalami peningkatan yang sangat defisit (kekurangan dalam dana). Lalu apakah dengan menaikan iuran BPJS kesehatan akan mempengaruhi atau membebani masyarakat itu sendiri. Atau malah dengan cara menaikan iuran BPJS kesehatan akan memberikan solusi untuk BPJS itu sendiri.
Setiap tahun, lembaga tersebut terus mengalami defisit dengan nilai yang terus meningkat. Bahkan, hingga akhir tahun ini, BPJS Kesehatan diprediksi bakal defisit hingga Rp 32,8 triliun. Banyak pihak yang merasa dirugikan sehingga muncul pro dan kontra.
BPJS kesehatan sejak pertama kali muncul memliki manfaat yang sangat optimal karena sudah menjadi komitmen negara untuk melindungi masyarakatnya dari berbagai macam penyakit. Dengan manfaat yang optimal tersebut ternyata BPJS tidak mampu karena terjadinya defisit atau kekurangan dana sehingga sempat muncul wacana iuran akan dikurangi.  Namun dari pihak BPJS tersebut tidak bisa, karena sejak dari awal dengan manfaat yang optimal seharusnya ketika ada kekurangan negara yang harus menanggung iuran peserta.
Pada 2014 Rp1,9 triliun, kemudian naik pada 2015 jadi Rp9,4 triliun. Pada 2016 mengalami penurunan menajdi Rp6,4 triliun. Sayangnya harus kemabali naik lagi di tahun 2017 menjadi Rp13,8 triliun. Naik lagi pada 2018 mencapai Rp19,4 triliun dan tahun ini berpotensi naik tajam menjadi Rp32,8 triliun.
Untuk menutupi defisit tersebut, menaikan iuran BPJS Kesehatan menjadi upaya utama yang diusulkan Sri Mulyani. Kenaikan ini dipukul rata alias semua peserta BPJS Kesehatan menjadi sasarannya dengan kenaikan iuran yang mencapai 100%. Berikut rincian iuran terbaru yang akan diterapkan jika sudah disahkan perpres:
• Kelas 1 dari Rp80.000/bulan menjadi Rp160.000/bulan
• Kelas 2 dari Rp59.000/bulan menjadi Rp110.0000/bulan
• Kelas 3 dari Rp25.000/bulan menjadi Rp42.000/bulan
Lalu apa solusi terbaik dari naiknya iuran BPJS kesehatan ini. Harusnya dilakukan proses sosialisasi terhadap masyarakat mengapa iuran tesrsebut naik. Karena ada dampak positif bagi peserta itu sendiri yang akan mendapat layanan terbaik dari BPJS kesehatan. 

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia