x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Menyatukan Keberagaman Dengan Toleransi

Indonesia memiliki keberagaman budaya serta agama yang patut dibanggakan. Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara majemuk. Oleh karena itu perlu adanya toleransi dan saling menghargai yang tinggi. Sebagai makhluk sosial manusia diwajibkan mampu berinteraksi dengan manusia lain dalam rangka memenuhi kebutuhan. Dalam menjalani kehidupan sosial dalam masyarakat, seorang individu akan dihadapkan dengan kelompok-kelompok yang berbeda dengannya salah satunya adalah perbedaan kepercayaan / agama. Dalam menjalani kehidupan sosial tidak bisa dipungkiri akan ada gesekan-gesekan yang akan dapat terjadi antar kelompok masyarakat, baik yang berkaitan dengan agama atau ras. Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dalam masyarakat maka diperlukan sikap saling menghargai dan menghormati, sehingga tidak terjadi gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan pertikaian.

Toleransi adalah suatu perilaku atau sikap manusia yang tidak menyimpang dari aturan, dimana seseorang menghormati atau menghargai setiap tindakan yang dilakukan orang lain. Toleransi juga dapat dikatakan istilah pada konteks agama dan sosial budaya yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap golongan-golongan yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas pada suatu masyarakat. Misalnya toleransi beragama dimana penganut Agama mayoritas dalam sebuah masyarakat mengijinkan keberadaan agama minoritas lainnya. Jadi toleransi antar umat beragama berarti suatu sikap manusia sebagai umat yang beragama dan mempunyai keyakinan, untuk menghormati dan menghargai manusia yang beragama lain.

Pandangan ini muncul dilatarbelakangi oleh semakin meruncingnya hubungan antar umat beragama di indonesia. Penyebab munculnya ketegangan antar umat beragama yaitu kurangnya pengetahuan para pemeluk agama akan agamanya sendiri dan agama pihak lain. Kurangnya saling pengertian dalam menghadapi masalah perbedaan pendapat. Para pemeluk agama tidak mampu mengontrol diri, sehingga tidak menghormati bahkan memandang rendah agama lain. Kecurigaan terhadap pihak lain, baik antar umat beragama, intern umat beragama, atau antara umat beragama dengan pemerintah. Pluralitas agama hanya dapat dicapai seandainya masing-masing kelompok bersikap lapang dada satu sama lain. Sikap lapang dada dalam kehidupan beragama akan memiliki makna bagi kemajuan dan kehidupan masyarakat plural, apabila ia diwujudkan dalam sikap saling mempercayai atas itikad baik golongan agama lain.
 
Sikap saling menghormati hak orang lain yang menganut ajaran agamanya. Sikap saling menahan diri terhadap ajaran, keyakinan dan kebiasan kelompok agama lain yang berbeda, yang mungkin berlawanan dengan ajaran, keyakinan dan kebiasaan sendiri. Sikap saling tolong menolong antar sesama umat yang tidak membedakan suku, agama, budaya maupun ras. Rasa saling menghormati serta menghargai antar sesama umat beragama.

Jadi didalam kehidupan kita sehari hari tidak terlepas dari perbedaan, perbedaan adalah kunci dalam kebahagiaan. Kita akan melangkah ke jalan yang benar dengan toleransi atau kita melangkah di kehancuran. Oleh sebab itu, sudah saatnya masyarakat mulai sadar betapa pentingnya toleransi dan harmonisasi antar umat beragama dalam merawat NKRI.

Sukmawati, Mahasiwi KPI UIN Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia