x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Menumbuhkan Toleransi untuk Kedamaian

Indonesia adalah negara yang kaya akan agama, suku, budaya dan bahasa. Keberagaman itu menghadirkan perbedaan pada setiap golongan, yang menyebabkan harus adanya sikap saling menghormati satu sama lain.

Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu. Arti kata satu itu bukan hanya satu tujuan untuk memerdekakan Indonesia, bukan hanya satu tujuan karena sama-sama berjuang melawan penjajah, tapi satu kesatuan juga untuk saling menghormati dan menghargai.

Indonesia sudah lahir dengan perbedaan, sama dengan manusia yang lahir berbeda satu dengan yang lainnya. Seluruh masyarakat Indonesia harus saling toleransi, jangan karena perbedaan itu Indonesia menjadi kacau. Masyarakat harus gotong royong, bahu-membahu melawan intoleran yang dapat mengancam kedamaian negeri.

Melawan intoleran agar terciptanya kedamaian bisa dilakukan dengan cara-cara yang sederhana. Diawali dari diri sendiri dengan menumbuhkan sikap toleransi, memahami makna toleransi yang sesungguhnya dimulai dari diri sendiri. Toleransi bukan hanya menghargai perbedaan, tapi juga menghormati dan mengakui bahwa dalam hidup ini ada perbedaan.

Menyadari bahwa tidak semua orang itu sama, karena setiap orang memiliki pendapat dan keputusan masing-masing dalam menjalani hidup. Juga menghormati keputusan dan pendapat orang lain, meskipun itu dalam lingkup kecil seperti keluarga.

Dalam mengeluarkan pendapat pun, baik itu di media sosial atau saat kita berbicara, harus bijak dan beretika dalam berpendapat. Lebih baik tidak memberikan pendapat yang sensitif yang dapat menyinggung orang lain, tapi berpendapatlah dengan bijak dan cerdas dengan tidak melupakan etika. Juga, jangan langsung tersulut dengan isu-isu yang beredar, karena bisa jadi itu hanya hoax. Cari tahu dulu isu-isu yang sensitif yang berpotensi menimbulkan keributan tersebut. Selain berpendapat, kita juga harus bijak dalam menerima segala informasi.

Intoleransi biasanya muncul juga karena adanya kesalahpahaman. Salah paham ini bisa timbul karena tidak adanya rasa saling mengenal. Untuk mengikis intoleran ini, kita harus mengenal perbedaan yang ada. Bergaul dengan banyak orang, mengenal orang lain yang berbeda dengan kita. Saling bersilaturahmi, berdiskusi dan mengobrol dengan orang yang memiliki perbedaan agar tidak saling menyimpan rasa curiga.

Mulai menumbuhkan sikap toleransi ini dari sekarang, agar Indonesia menjadi negara yang lebih damai, negara yang saling menghargai akan perbedaan. Karena sejatinya, perbedaan itu adalah hal yang indah, agar hidup ini tidak membosankan.

Oleh: Siti Sarah R.
Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia