x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Masa Baru Semangat Baru

Oleh: Rantika Anggraeni

Waktu menunjukan pada proses menghitung hari menuju tahun yang baru. ya, insan manusia kini tengah berada di penghujung bulan Desember pada akhir tahun 2019. semarak tahun baru selalu mengiringi prosesi penutupan akhir tahun. Tapi, mari sejenak saja luangkan waktu untuk berpikir kilas balik pada waktu yang sama di penghujung tahun sebelumnya.
 
Biasanya akhir tahun memang merupakan waktu yang tepat untuk merancang resolusi-reolusi pada tahun mendatang. Namun sebelum merancang resolusi tersebut ada baiknya, penghujung tahun juga dijadikan sebagai barometer untuk proses pengevaluasian diri, mengenai resolusi apa saja yang belum dapat diselesaikan pada waktu sebelumnya, dan apakah resolusi terdahulu sudah terlaksanakan secara efektif? atau hanya terselesaikan secara kebetulan.

Generasi milenial adalah generasi yang sering diperbincangkan di masa ini, dengan beberapa kriteria diantaranya bersifat serba digital, dan penuh inovasi. Namun predikat tersebut terletak bagi milenial yang dapat menggerakan dan mengarahkan segala potensinya menjadi hal yang memiliki arti. Sebab ada pula generasi milenial yang kini semakin terlena oleh segala kemajuan teknologi dimana ia hanya menjadi konsumen dari perkembangan inovasi -inovasi yang telah di luncurkan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, diantaranya adalah malas. Istilah malas ini kerap kali dimodifikasi sebutanya menjadi kata "mager" atau malas gerak. Hal ini bukan hanya pada proses semata mata dalam beraktifitas, tetapi yang dimaksud ialah enggan keluar dari zona nyaman yang menyebabkan dirinya terikat pada posisi yang sedemikian itu. Sehingga menumbuhkan pandangan seperti segan untuk mencoba hal baru, takut akan menghadapi kegagalan, dan lain sebagainya. Padahal jika dikaitkan dengan potensi, semua orang memiliki potensi, namun kembali lagi pada individunya apakah ia mau mendayagunakan potensi tersebut atau hanya membiarkan potensi yang ada tanpa mau menggali dan mengembangkannya.

Maka dari itu yuk sama-sama meningkatkan kualitas diri dalam proses pengembangan potensi agar pelabelan generasi milenial, menjadi penyebutan yang memiliki makna positif dan pembangun motivasi yang dapat mengobarkan semangat di masa masa mendatang, singkatnya pada tahun mendatang.  

Rantika Anggraeni, Mahasiswa KPI UIN Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia