x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

Lawan Radikalisme dengan Cinta Tanah Air

Radikalisme (dari bahasa Latin radix yang berarti "akar") adalah istilah yang digunakan pada akhir abad ke-18 untuk pendukung Gerakan Radikal. Dalam sejarah, gerakan yang dimulai di Britania Raya ini meminta reformasi sistem pemilihan secara radikal. Gerakan ini awalnya menyatakan dirinya sebagai partai kiri jauh yang menentang partai kanan jauh. Begitu "radikalisme" historis mulai terserap dalam perkembangan liberalisme politik, pada abad ke-19 makna istilah radikal di Britania Raya dan Eropa daratan berubah menjadi ideologi liberal yang progresif

Akhir-akhir ini negara kita sedang di landa tentang radikalisme. Dimana banyak orang2 yang ingin mencoba merubah suatu sisten demokrasi di negara kita. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Yang hanya ingin sesuai dengan kemauannya untuk merubah negara tercinta ini

Seperti yang sudah banyak kita ketahui. Bahwasanya KH. Hasyim Asy'ari pernah mengungkapkan suatu kalimat yang sangat bisa kita pakai atau kita andalkan. Yakni Hubbul. wathan minal iman. Cinta tanah air sebagian dari iman. Entah ini merupakan hadits sahih atau tidak. Namun ungkapkan tersebut dapat kita lakukan agar kita bisa melawan radikalisme.

Dengan ungkapan di atas. Seharusnya kita bisa menjaga merawat dan membangun tanah air kita agar terbebas dari orang-orang yang ingin mencoba merusak negara kita. Agar negara kita bisa menjadi negara yang aman dan nyaman tentunya. Hanya dengan rasa memiliki kita bisa menjaga dan merawar negara kita tercinta.

Rudi Gunawan, Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia