x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Keterbukaan Sistem Perekrutan Pejabat BUMN Sangat Diperlukan

Untuk memberantas yang namanya korupsi itu bukanlah perkara yang mudah, mengingat korupsi adalah salah satu tindakan yang mana dalam diri setiap manusia itu pasti ada hasrat untuk melakukannya bahkan bisa saja mengakar dan mendarah daging. Korupsi itu sendiri juga bukan hanya tentang hal yang besar di dalam suatu negara, maksudnya korupsi yang kecil juga marak terjadi di kalangan masyarakat. Namun apakah tindakan korupsi tersebut layak untuk di maklumi dan di biarkan saja ketika tumbuh dan berkembang dalam suatu badan yang sangat penting dalam suatu negara. Seperti yang kita ketahui, BUMN yang mana merupakan badan yang di bentuk untuk mensejahterakan masyarakat dalam suatu negara kini justru di ambang akan menyengsarakan masyarakatnya.

Untuk memberantas korupsi di BUMN salah satu caranya adalah Terbukanya sistem perekrutan penjabat di BUMN itu sendiri kepada masyarakat, kenapa? karena apakah rakyat selama ini tau bagaimana perekrutan, kapan direksi atau pejabat BUMN di angkat dan di berhentikan, misalnya siapa direksi di PT,PLN,  dan lain sebagainnya. Rakyat tidak tau kapan di angkatnya dan siapa yang menjadi direksinya, jangankan yang tidak terbuka yang terbuka saja misalnya DPR yang mana masyarakat pilih secara langsung dan terbuka bisa korupsi bagaimana yang tidak terbuka. Bahkan anggota BUMN yang lain dan ketua BUMN yang dulu saja tidak banyak di kenal oleh masyarakat, sekarang saja baru terkenal menteri baru BUMN karena tindakannya yang cukup tegas terhadap kuroptor, karena ketidak tahuan itu membuat masyarakat terkesan bodo amat terhadap BUMN padahal BUMN adalah salah satu sektor pengahasilan negara yang paling kuat BUMN adalah sentralnya, eharusnya BUMN lebih banyak di soroti.

Mengenai harus adanya keterbukaan dalam sistem perekrutan pejabat di BUMN diharapkan minimal keterbukaannya kepada masyarakat mengenai pengangkatan direksi masyarakat harus tau, rekor, latar belakang orang tersebut masyarakat juga harus tau. Selain harus terbukanya sistem BUMN kepada  masyarakat, kita juga butuh pemimpin yang ikut terbuka dan tegas dalam memutuskan pihak yang sudah tidak jujur terhadap pekerjaannya tersebut, salah satunya contohnya mengenai perkara satu orang yang memegang banyak  direksi di BUMN, apa maksudnya? apakah tidak ada yang lain? apakah BUMN sudah menjadi bisnis perseorangan?.

Tindakan menteri baru BUMN yakni Erick Thoir yang mana menumpas habis jajaran komisaris dan direksi perusahan yang melakukan koruptor adalah salah satu bentuk tindakan nyata yang dapat mencegah tindakan korupsi selanjutnya, efek jera yang akan menggertakan penumbuhan biang-biang koruptor ini diharapkan akan berhasil membasmi si korup kotor tersebut.


Siti Rohmah
Mahasiswa UIN SGD Bandung, Kp.Cibodas RT 01 RW 01 Desa Cibodas, Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
085846414907, sitirohmahdpll@gmail.com.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia