x
BREAKING NEWS

Jumat, 20 Desember 2019

Kenaikan iuran BPJS Bukan Solusi Terbaik

Oleh : Muhammad Ilham Alhusairy

Kenaikan iuran BPJS Bukan Solusi Terbaik

Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapatkan ragam tanggapan dari masyarakan alias ada yang setuju ada pula yang tidak. Setelah Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengusulkan bahwa BPJS Kesehatan akan naik hingga dua kali lipat, kebanyakan dari masyarakat menolak dengan beralasan merasa terbebani dengan penghasilan yang minim tapi harus dipotong gajinya lagi.

Defisit jadi alasan atas kenaikan iuran BPJS kesehatan. Dengan demikian, itu sama halnya memberi solusi dengan mengorbankan masyarakat untuk menutupi defisit itu terjadi. Idealnya sebuah negara bisa memberikan kesejahteraan untuk rakyatnya. Namun, faktanya masyarakat yang harus memikul beban dari permasalahan yang terjadi.

Pada umumnya masyarakat juga mengeluh akan kenaikan iuran BPJS  yang tak berbanding lurus denga pelayanan yang layak untuk menunjang sejumlah konsumen peserta pengguna BPJS Kesehatan. Dengan pengkategorian kelas yang tidak tepat, antrian yang semakin padat, ruangan pasien yang sering tidak muat, membuat masyarakat akhirnya memilih melalui jalur umum yang dinilai realistis dengan keadaan yang ada.

Negara perlu hadir dengan memberikan solusi terbaik, dan tentu harus ada pembenahan atas semua masalah yang ada. Tidak harus mengatasi masalah dengan membebankan kepada rakyat. Ketika rakyat tidak bisa membayar iuran BPJS Kesehatan dipastikan akan menunggak. Dan dengan dinaikannya iuran BPJS Kesehatan ini bukan menjadi solusi terbaik,yang ada akan menimbulkan persoalan yang baru terjadi. Karena sejatinya rakyatlah yang harus disejahterakan, diayomi, dan juga diperhatikan agar semua kebutuhannya terjamin serta tidak ada lagi beban tunggakan membayar iuran.

Pemerintah harus berupaya seoptimal mungkin agar permasalahan ini cepat teratasi. Terlebih urusan nyawa seseorang lebih penting dari segala hal. Adapun cara lain yang bisa dilakukan selain menaikan iuran BPJS Kesehatan. Pertama, pemerintah harus mencarikan dana segar atau talangan untuk supaya bisa BPJS Kesehatan kembali pulih. Keadaan yang tidak stabil yang membuat defisit itu terjadi. Sehingga dengan pemerintah mencari dana talang yang bisa menstabilkan keuangan, dipastikan tidak akan menimbulkan kenaikan iuran.

Kedua, perbaiki sistem pengelolaan BPJS, dari mulai memperbaiki sistem pelayanan dan sistem administrasi. Sehingga kepercayaan masyarakat terpupuk, pelayanan bisa diterima dengan baik, dan bisa membantu mengurangi resiko pengguna BPJS Kesehatan terpaksa harus melalui jalur Umum.

Penulis,
Mahasiswa UIN Sunan Gunung DJati Bandung
Alamat : Kp. Ciganti Girang Rt 03 Rw 02, Desa Margaluyu Kab. Garut

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia