x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

KENAIKA IURAN BPJS MENGOBATI MASYARAKAT ATAU MENGOBATI DEFISIT

Badan Penyelenggara Jasa Kesehatan (BPJS) adalah salah satu harapan bagi masyarakat Indonesia guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan terjamin. Guna memperbaiki pelayanan kesehatan yang lebih baik, maka pemerintah berencana untuk menaikan iuran BPJS. Jelas pelayanan kesehatan yang lebih baik pastinya menggunakan biaya yang tidak sedikit. Maka wajar jika pemerintah memiliki rencana kenaikan tersebut.

Rencana kenaikan ini ternyata menimbulkan keresahan di masyarakat. Melihat kembali rapot dari pelayanan BPJS tidak semua memiliki nilai yang bagus. Contohnya saja pelayanan berbeda di kota besar dan kota kecil. Pelayanan yang diberikan tidak sama, padahal masyarakat di kota-kota kecil ini sudah membayar iuran BPJS dengan jumlah yang sama seperti orang-orang yang tinggal di kota-kota besar. Hal ini lah yang menibulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Keresahan yang timbul di masyarakat juga bukan hanya mengenai pelayanan nya saja, tetapi kemampuan masyarakat dalam membayar biaya yang harus di keluarkan karena kenaikan dua kali lipat dari biaya yang harus di bayarkan ini lah yang menjadi satu faktor yang mendapatkan penolakan dari masyarakat.

Karena kebanyakan pengguna jasa kesehatan ini adalah masyarakat yang berada di kelas menengah kebawah. Jika di rasa berat dan membebankan maka pemerintah harus mengkaji ulang rencana kenaikan iuran BPJS. Ditakutkan kenaikan iuran ini akan menjadi tunggakan baru bagi masyarakat. Maka pengkajian ulang yang melibatkan masyarakat terutama di kelas menengah kebawah dirasa perlu, guna mendapatkan hasil yang menguntungkan bagi masyarakat dan pemerintah.

Melibatkan masyarakat dalam pengkajian ulang ini merupakan salah satu bukti pemerintah yang menghargai masyarakatnya. Jangan sampai kenaikan iuran ini menjadi bahan olok-olok masyarakat kepada pemerintah yang dinilai salah membidik sasaran dalam membuat kebijakan yang disebabkan tidak adanya pelibatan masyarakat di dalamnya. Dan yang harus di tegaskan kembali bahwa kenaikan iuran ini bukan untuk mengobati defisit yang meradang melainkan perbaikan di sektor pelayanan jasa kesehatan guna mengobati masyarakat yang sakit.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia