x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Kementerian BUMN Harus Berani Tegas

Orang-orang rakus akan memainkan aksinya di BUMN. Tidak sedikit
diantara direksi BUMN yang merongrong kesempatan untuk mengambil
keuntungan lebih dengan jabatannya. Bahkan mereka mempunyai jejaring
untuk melancarkan misinya. Kasus suap antar- badan usaha milik negara
tidak asing lagi kita dengar. Banyak kasus koruptor yang barhasil
terungkap oleh KPK. Salah satunya Wisnu Kuncoro yang ditangkap KPK
pada jumat (22/3/2019) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap
pengadaan barang dan jasa di PT Krakatau Steel.

Citra BUMN semakin buruk karena korupsi yang tidak berkesudahan.
Banyak prinsip dasar tata kelola perusahaan yang baik (good corporate
governance) yang diabaikan. Sudah menjadi laporan umum bagaimana
direksi BUMN menerobos tata kelola yang baik untuk melayani
kepentingan penguasa dan partai politik pendukungnya.

Seperti tikus yang ada di lumbung padi yang akan menetap dan
memakannya terus menerus , kalau dibiarkan maka lumbung padi akan
berkurang dan tidak bisa bertambah. Sama halnya dengan koruptor
fenomena ini tida boleh dibiarkan. Harus ada kebijakan yang kuat dan
sanksi yang ketat untuk menghentikan korupsi di perusahaan basah
tersebut. BUMN tak akan bisa maju jika terus menjadi ajang kakayaan
para oknum pejabatnya.

Demi menopang kemajuan perekonomian Negara. Kementerian BUMN Erick
Thohir harus berani tegas dalam memangkas birokrasi dan menjadikan
BUMN korporasi profesional. Meski tidak mudah, langkah ini merupakan
gerbang awal untuk mengembalikan BUMN kepada kesejahteraan rakyat
Indonesia.

Terjun menjadi pejabat pemerintahan seharusnya tidak lagi egois
menyibukan kepentingan pribadi dan golongannya. Karena Indonesia
adalah milik rakyat. Bahkan harus mejadi tangan-tangan pengabdian
untuk kesejahteraan Negara ini. Dalam Islam Rasulullah bersabda
"setiap manusia adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai
pertanggung jawaban". Maka menjadi pemimpin adalah suatu hal yang
tidak main-main dan kelak pasti akan dimintai pertanggung jawaban
dihadapan Allah SWT.

Putri Nur Pratiwi
Mahasiswa UIN Sunan Ggunung Djati Bandung

Tulisan pernah dimuat di Media Indonesia tanggal 13 Desember 2019,
dengan judul diganti menjadi "Mendukung Langkah Tegas Kementerian
BUMN" dan beberapa redaksi yang dirubah.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia