x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

Jiwa Radikal

Sebenarnya, arti kata radikal adalah pemikiran yang sampai mengakar. Kita tidak bisa menganggap kata radikal sebagai sesuatu hal yang selalu negatif. Kita harus memahami makna radikal.

       Percaya atau tidak, kita tidak akan merdeka tanpa kaum muda yang berintelektual, yang berpikir radikal untuk membuat suatu perubahan yang awalnya bangsa Indonesia tertindas dan terjajah menjadi sebuah kemerdekaan.

     Tetapi dalam ilmu pengetahuan, radikal yang positif itu diperbolehkan. Seperti yang saya jelaskan di atas, karna untuk membuat sebuah perubahan yang baik. Radikal yang dilarang atau yang tidak diperbolehkan di dalam negara ini adalah radikal yang berusaha mengubah ideologi negara Indonesia.

       Seperti yang kita ketahui, ada ormas–ormas yang radikal ingin mengganti ideologi Pancasila. Di tahun 1953 ada DI/TII, yang dipimpin oleh Kartosuwiryo yang mencoba untuk mendirikan negara Islam Indonesia.

       di zaman sekarang yang kita ketahui ada HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang terang – terangan mendukung berdirinya negara khilafah (negara Islam) dan tidak mengakui keberadaan Pancasila.


Nisfy Moch Fauzi S

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia