x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Jaga Kesehatan Di Musim Hujan

Musim hujan sudah mulai menampakkan dirinya kepermukaan setelah lama ditunggu. Hujan merupakan berkah bagi semua orang, bagaimana tidak, jika tak ada hujan bagamana manusia bisa hidup, bagaimana sawah bisa terairi, bagaimana sungai bisa mengalir, dan bagaimana pohon bisa tumbuh. Terlepas dari itu semua, perlu adanya antisipasi beberapa masalah yang ada pada saat musim hujan, dan salah satunya adalah rawannya orang terkena penyakit.

Pada musim hujan seperti ini, orang-orang sangat rawan terjangkit beberapa penyakit, diantaranya adalah flu dan batuk, masuk angin, dan DBD dikarenakan banyak nyamuk aedes aegypti  yang disebabkan banyaknya bekas air hujan yang menggenang. Tentunya ini menjadi perhatian besar bagi kita untuk mencegah datangnya semua penyakit tersebut. "Lebih baik mencegah daripada mengobati", slogan tersebut harus kita junjung agar kehidupan kita dapat lebih tenang.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah datangnya penyakit ke tubuh kita. Pertama, jaga kebersihan tubuh. Di musim penghujan, kuman dan bakteri dapat dengan mudah berkembang biak secara leluasa akibat kelembapan yang sangat tinggi. Terlebih air hujan yang tidak selalu bersih dan kerap mengandung partikel-partikel polusi. Kondisi inilah yang menyebabkan tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Oleh karena itu, kita perlu menjaga kesehatan tubuh lebih ekstra di musim penghujan ini. Pastikan seluruh bagian tubuh bersih maksimal.

Kedua, menjaga kebersihan lingkungan. Selain menjaga kebersihan tubuh, menjaga kebersihan lingkungan juga sangat dianjurkan guna mencegah munculnya penyakit saat musim penghujan. Pasalnya, saat musim hujan lingkungan bisa menjadi lebih kotor daripada musim kemarau. 

Hal ini dikarenakan tingkat kelembapan udara yang lebih tinggi membuat sampah atau limbah menjadi lebih mudah membusuk yang pada akhirnya menjadi sumber kuman. Oleh karena itu, penting untuk selalu membersihkan lingkungan termasuk tempat-tempat yang menjadi sarang bagi kuman dan bakteri berkembang biak.

Lingkungan yang teduh, lembap, dan tempat yang kotor menjadi sasaran empuk bagi nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak sehingga membuatnya mampu menyebarkan penyakit.

Ketiga, menjaga pola makan. Asupan gizi merupakan aspek paling penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Apabila kekurangan nutrisi, maka daya tahan tubuh akan menurun. Hal ini mengakibatkan kuman penyebab penyakit lebih mudah masuk dan berkembang dalam tubuh.

Keempat, menjaga kualitas tidur. Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk memulihkan seluruh sisten anggota tubuh. Mendapati kualitas tidur yang baik snagat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Pada anak usia 3-5 tahun pastikan mendapatkan tidur selama 10-13 jam, anak usia 6-13 tahun membutuhkan tidur 9-11 jam. Sedangkan pada remaja usia 14-17 tahun membutuhkan 8-10 jam. Usia 18-25 tahun membutuhkan tidur selama 7-9 jam. Pada orang dewasa 26-64 tahun membutuhkan tidur 7-9 jam. Lalu untuk lanjut usia direkomendasikan tidur selama 7-8 jam.

Kelima, olahraga yang cukup. Olahraga merupakan cara sederhana dan mudah yang memiliki manfaat sangat luar biasa. Latihan fisik selama 30 menit mampu mengaktifkan sel darah putih. Sel darah putih berfungsi menyediakan pertahan yagn cepat dan kuat terhadap daerah tubuh yang mengalami peradangan.

Nur Bayu Tri Santika - Mahasiswa KPI UIN Bandung    

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia