x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Hujan tiba stop membetonkan tanah!

Setelah berbulan bulan sejumlah wilayah mengalami kekeringan yang hebat yang sangat menyiksa , akhir november ini hujan pun tiba walaupun beberapa wilayah masih dalam cuaca panas dan minim akan awan hujan.
Namun penyakit yang sama terulang terus menerus seakan menjadi budaya , ya.. apalagi kalau bukan banjir . Banjir terutama di kota – kota besar terus terjadi walaupun sudah digalakan pembuatan taman dimana-mana tetapi air masih terus menggenangi jalan – jalan besar yang mengganggu lalu lintas berkendara.
Bukan kah hujan adalah rezeki dan bentuk rahmat Tuhan Yang Maha Esa , namun kenapa menjadi bencana setiap kali kedatangannya ? . Sejak Sekolah Dasar kita diajarkan bahwa Proses terbentuknya Hujan yang turun akan diserap oleh bumi atau dialirkan ke laut, tetapi apakah kenyataannya sesuai dengan yang ada di buku ?.
Manusia memang membutuhkan papan untuk kebutuhan pokok hidup , tetapi manusia juga harus memikirkan keseimbangan alamnya juga . Seiring dengan pertumbuhan penduduk , pengusaha properti melihat ini sebagai ladang bisnis yang menjanjikan , rumah – rumah baru terus dibuat sedemikian rupa .
Makin banyaknya rumah maka banyak juga kebutuhan air tanah yang diperlukan untuk keperluan rumah tangga sehari-harinya . Namun disisi lain saat hujan tiba maka air yang harusnya masuk ketanah menjadi pasokan air tanah , tidak bisa meresap dan akibatnya menjadi banjir dikarenakan tanah yang banyak menjadi beton – beton yang tidak bisa menyerap air.
Maka hujan yang ditunggu berbulan – bulan lamanya malah menjadi bencana yang mengakibatkan banyak penyakit . Maka dari itu inilah yang harus kita renungkan dan kembali ke dasar bahwa manusia seharusnya adalah perawat bumi , banyaknya rumah yang dibangun tidak boleh melebihi batas lahan serapan air.
Kita ambil pelajaran dari DKI Jakarta yang dari tahun ke tahun mengalami penurunan tanah karena air tanah yang terlalu banyak dipakai di pemukiman padat penduduk , yang mengakibatkan minimnya penyerapan air hujan ke tanah . 
Sudah saatnya kita sadar akan pentingnya kepekaan terhadap alam dengan membuat model rumah , irigasi , lingkungan yang berbasis ramah alam . Karena masalah air sangat krusial untuk ditangani sesegera mungkin untuk menghindari krisis air dimasa depan.
Muhammad Rajif Alfikri
UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia