x
BREAKING NEWS

Selasa, 24 Desember 2019

Evaluasi Semua Sistem Birokrasinya

Oleh: Vivi Putri Sukmawan

Pejabat perusahaan yang sahamnya mayoritas milik pemerintah seakan tak pernah jera terhadap permasalahan hukum. Sederet kasus yang dihadapi  oleh direksi BUMN seakan memperlihatkan tata kelola perusahaan yang tak kunjung membaik. Sistem ekonomi masih rusak dan korupsi pun merajalela.
 
Celah untuk mengambil keuntungan  bagi  diri sendiri atau perusahaan dengan korupsi di BUMN terbilang masih sangat terbuka lebar. Semudah itukah melakukan hal seperti itu?

Tak heran jika korupsi masih merajalela di BUMN. Dilihat dulu dari korupsinya. Ada  korupsi  untuk memperkaya diri sendiri, ada juga korupsi atau suap sebgai pelican proyek di perusahaan. Terkadang sang direksi terpaksa memberi  suap demi berjalan lancarnya suatu proyek.

Berarti jika ditelusuri, kesalahan awal ada  pada petinggi atau direksi direksinya. Pintar-pintarlah memilih pemimpin. Pemimpin   dimanapun dan apapun. Pemimpin dalam BUMN apalagi. Harus  benar-benar dalam memilih untuk dijadikan petinggi. Pilih lah seseorang  yang dapat bertanggungjawab dan tidak merugikan siapapun.

Seluruh pihak yang tersandung kasus korupsi, baik yang menyuap atau menerima suap itu salah.  Bisa saja para  direkksi melakukan suap itu terpaksa karena kinerja perusahaan atau prestasi perusahaan yang begitu-gitu saja tidak ada peningkatkan. Tapi, tetap saja itu salah, tidak dibenarkan untuk melakukan hal seperti itu. apa jadinya Indonesia jika korupsi terus merajalela.

Tetapi, bisa dbilang mental korupsi di Indonesia masih belum bisa hilang. Bisa kita lihat bahwa setiap bisnis tidak akan jalan jika tidak ada 'sogokan'. Miris sekali. Inilah sistem yang ada di Indonesia. Persoalan menerima suap atau sogokan masih sangat kental terjadi di dunia bisnis Indonesia.

Lagi-lagi pemerintah harus mengevaluasi sistem yang ada di semua birokrasi. Pimpinan BUMN akan sulit bekerja dengan bersih jika sistem di Indonesia masih seperti ini.


Penulis, Mahasiswa KPI UIN Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia