x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

Demi Meredam dan Menuntaskan Konflik, Pembangunan ini Sangat diperlukan

'Dakwaspos.com, - Bandung - Sebanyak 61 orang perwakilan masyarakat Papua dari berbagai lapisan masyarakat seperti kepala suku adat, mahasiswa, anggota organisasi dan lainnya telah mengeluarkan 10 tuntunan khusus kepada Presiden Jokowi, salah satu yang kemudian menjadi tuntutannya adalah membangun istana presiden di Papua. Lebih spesifiknya di pusat sentral Papua yakni kota Jayapura. Tuntutan ini lahir dari berbagai latarbelakang konflik dan polemik diantaranya, peperangan antarsuku yang sulit sekali teredam sejak saat 2003, gerakan separatisme masyarakat papua untuk memisahkan diri dari NKRI dan SDM di Papua yang belum termaksimalkan dengan sumber potensi SDA yang melimpah ruah. Karenanya muncul suatu kegelisahan yang dirasa perlu ditangani untuk kembali mempersatukan seluruh masyarakatnya bersama NKRI, yakni melalui pembangunan istana presiden yang disinyalir dapat memudahkan akses kelola pemerintahan dan juga menciptakan perhatian "lebih" dari presiden Jokowi untuk tidak hanya "singgah" di Papua tapi juga bisa "berkantor" menciptakan papua yang lebih sejahtera dan damai.

Hal tersebut dinilai perlu dilakukan di Papua untuk kembali meredam segala konflik dan polemik yang ada. Meskipun kita ketahui bahwa NKRI sudah memiliki 6 istana di berbagai provinsi, tetapi dengan pembangunan istana di Papua ini dapat memudahkan juga proses pengendalian kegiatan pemerintahan yang diharapkan mampu untuk mengakomodir segala bentuk keresahan dan kegelisahan dari masyarakatnya. Selain itu, hal tersebut akan berimplikasi juga pada kesadaran emosional masyarakat papua bahwa mereka adalah benar-benar bagian dari warga NKRI. Jika presiden Jokowi  mampu untuk memindahkan istana Negara ke Kalimantan dengan alasan pemerataan kekuasaan dan kebijakan, kenapa tidak untuk itu dibangun pula istana presiden di Papua untuk pemerataan kekuasaan dan kebijakan antar wilayah provinsi. 

Meskipun untuk mempersiapkan proses pembangunan istana presiden di Papua ini memerlukan pendanaan yang tidak sedikit, diimbangi pula kebutuhan pendanaan pada proses pembangunan yang lainnya, akan tetapi apabila pemerintah berhasil mengupayakan semuanya dengan maksimal, pembangunan ini kiranya mampu terealisasi, apalagi jika presiden Jokowi sendiri telah berjanji bahwa pembangunan ini bisa dimulai tahun depan. Mengapa pembangunan ini dinilai sangatlah perlu? Karena untuk kembali memobilitasi arah gerak masyarakat supaya sadar akan keberadaan dan kedudukannya yang juga merupakan bagian dari NKRI, kembali mengumpulkan kepercayaan masyarakat Papua yang sempat hilang karena berbagai konflik dan polemik keberbedaan terhadap NKRI dan juga dengan pembangunan ini otonomi daerah Papua diharapkan dapat lebih maju dan berkembang sehingga mampu mensejajarkan diri dengan daerah provinsi lainnya.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia