x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Budayakan Toleransi sejak Dini

Oleh : Rantika Anggraeni

Pembahasan mengenai toleransi di negara yang masyarakatnya majemuk
tentu takan ada habisnya. sebab dari waktu ke waktu seiring
berkembangnya zaman, akan selalu ada beragam tantangan dan
permasalahan yang semakin kompleks dan tentunya harus dihadapi agar
tidak terjadi sikap intoleransi.

Menyikapi hal tersebut tentulah hal yang harus kita persiapkan adalah
menjaga dan membudayakan sikap toleransi mulai dari unit terkecil
yaitu keluarga dan kerabat. Terutama penanaman nilai-nilai toleransi
harus di biasakan sedari kecil sebab, kadang kala di masa anak-anak
merupakan masa kompetisi yang cenderung memberikan pola saling
mengunggulkan dan mengakibatkan sikap tidak menghargai antara satu
sama lain.

Masa anak-anak merupakan masa yang "emas" untuk penanaman nilai moral
kebaikan. Terutama sikap saling menghargai perbedaan yang ada sehingga
ketika ia beranjak tumbuh dan berkembang ia sudah terbiasa dengan
sikap positif yang sudah ditanamkan sejak dini. Seperti kutipan pusi
yang berjudul "anak belajar dari kehidupan", menyebutkan bahwa "jika
anak dibesarkan dengan toleransi ia akan belajar menahan diri".

Namun perlu diperhatikan juga dalam proses menanamkan nilai-nilai
moral pada anak-anak dibutuhkan kesabaran dan pengetahuan yang extra.
sebab anak-anak belum sepenuhnya memahami dan mengerti terutama pada
hal yang sifatnya abstrak. Anak akan selalu bertanya mengapa hal
tersebut harus dilakukan. Oleh sebab itu sikap orang terdekat terutama
orang tua dituntut agar bisa memberi pemahaman yang mudah di mengerti.
Khusunya memberi penjelasan pada anak bahwa sikap saling menghargai
merupakan sikap terpuji yang harus dimiliki agar tidak menimbulkan
perpecahan karena adanya perbedaan.

Rantika Anggraeni, Mahasiswa KPI UIN Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia