x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Bersatu Kembali Dalam Bingkai Bhineka tunggal Ika

Oleh : Muhammad Ikhsan Rizki Ramadhan

Setelah resmi dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yaitu Ir.H.Joko Widodo dan juga KH. Ma'ruf Amin, Maka dengan demikian berakhir pulalah persaingan memperebutkan jabatan untuk orang nomor satu di Republik Indonesia ini, dan sebetulnya persaingan itupun sudah berakhir pula sedari jauh-jauh hari, yaitu sedari ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia mengumumkan hasil dari penghitungan suara  diseluruh wilayah diIndonesia dan telah menyatakan secara resmi bahwa Ir.H.Joko Widodo dan juga KH.Ma'ruf Amin lah sebagai pemenang dari perhelatan akbar lima tahun sekali di Indonesia ini.

Namun yang sangat disayangkan adalah, setelah pengumuman pemenang yang merupakan hasil dari penghitungan suara diseluruh kota diIndonesia itulah justru malah banyak bermunculan opini-opini kurang baik yang muncul dimasyarakat sebagai hasil dari sebagian masyarakat yang tidak menerima hasil dari keputusan yang telah diumumkan oleh KPU tersebut. Maka akibat hal itu, bermunculanlah opini-opini adu domba dari satu kelompok ke kelompok lainnya dan begitupun sebaliknya, dan sudah pasti hal ini menimbulkan adanya perpecahan yang sangat riskan dimasyarakat khususnya diantara para pendukung paslon yang dimenangkan dan paslon yang kalah. Pergulatan opini-opini yang kurang baik ini berlangsung hampir berbulan-bulan dari setelah diumumkannya pemenang PEMILU 2019, sampai akhirnya semua pergulatan dan pertikaian itupun dapat sedikit dilerai dengan adanya pertemuan yang menyejukan antara kedua tokoh yang sama-sama didukung, hal ini tentunya memberi efek positive bagi pertikaian dimasyarakat yang tengah berlangsung cukup panas. Namun juga memberi efek persoalan lain bagi pendukung paslon yang kalah, mereka beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh paslon yang mereka dukung merupakan sesuatu hal dan langkah yang salah. Tapi disamping itu, perjumpaan kedua tokoh yang dimana pendukung keduanya tengah bertikai itu sedikitnya telah memberi angin segar dan membuka pintu kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk dapat bersatu kembali dalam bingkai persatuan Bhineka Tunggal Ika.

Selain Permalasahan berbeda pendapat yang terjadi di antara sebagian masyarakat Indonesia, sebetulnya masih ada banyak lagi permasalahan-permasalahan yang cukup pelik untuk diselesaikan, dari mulai permasalahan rasisme antar golongan yang banyak dipicu karena adanya adu domba, isu permasalahan ekonomi yang membelit Ibu pertiwi, sampaipun pada permasalahan toleransi antar ummat beragama. Semua hal ini tentunya akan menjadi persoalan yang sangat serius apabila tidak segera diselesaikan. Maka dari itu pada intinya, persatuan ialah kuncinya apabila seluruh komponen mayarakat kita mau bersatu dan menguatkan persatuan tersebut, maka niscaya Indonesia kelak akan menjadi negara maju dan juga sejahtera. Dan hal itu harus lebih diyakini pula, karena pada kenyataannya sejarah telah menuliskan bahwa Indonesia adalah negara yang berkedaultan dan berkesatuan serta negara yang mampu lepas dari penjajahan dengan berkat adanya persatuan, Persatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Muhammad Ikhsan Rizki Ramadahan, Mahasiswa KPI UIN Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia