x
BREAKING NEWS

Senin, 23 Desember 2019

Banjir ibu kota Akibat hujan,Intropeksi diri setiap individu

 



Hujan sering kali membuat kita kesusahan,susah keluar rumah,susah beraktifitas dan yang lainnya, karena tak kala hujan turun itu pasti menimbulkan bencana-bencana,banjir kah,longsor kah dan sebagainya.Sebagai contohnya di Ibu kota indonesia tepatnya jakarta, di ibu kota sendiri,ketika datang musim hujan pasti bencana banjir selalu mengguyur ibu kota,kejadajian banjir bukan satu atau dua kali tetapi sudah menjadi habbit/kebiasaan setiap musim hujan di ibu kota ini, bukan pula pemprov DKI bukan tidak mengantisipasi tapi ngantisipasinya namun belum sepenuhnya.
Pemerintah pusat melalui Besar Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) tengah membangun dua bendungan di Ciawi dan Sukamahi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembangunan telah direncanakan sejak 2004 tetapi baru mulai terealisasi pada September 2017.
Bendungan Ciawi yang memiliki kontrak proyek Rp 757,8 miliar luas area genangannya 29,22 hektar dengan volume tampung 6,45 juta meter kubik. Sementara, Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung tampung 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektar.
Dua bendungan itu akan mengurangi volume banjir kiriman dari Bogor ke Jakarta. Waktu tiba air kiriman dari Bogor di Jakarta melalui pintu air Manggarai juga bisa diperpanjang selama 4 jam atau yang biasanya tiba dalam waktu sembilan jam, menjadi 13 jam.
Kedua bendungan tersebut ditargetkan konstruksinya selesai pada 2019.
Kata kepala BBWSCC saat diwawancarai.
Sebernya upaya penanggulangan banjir selalu dilakukan setiap tahunnya namun belum ada hasilnya.
Allah lah yang menentukan,manusia hanya menjalankan,kalau Allah belum menghendaki kita tidak bisa berbuat apa".Kita lah yang harus intropeksi diri apa yang salah dengan diri kita,semoga banjir diindonesia bisa teratasi.


Hujan sering kali membuat kita kesusahan,susah keluar rumah,susah beraktifitas dan yang lainnya, karena tak kala hujan turun itu pasti menimbulkan bencana-bencana,banjir kah,longsor kah dan sebagainya.Sebagai contohnya di Ibu kota indonesia tepatnya jakarta, di ibu kota sendiri,ketika datang musim hujan pasti bencana banjir selalu mengguyur ibu kota,kejadajian banjir bukan satu atau dua kali tetapi sudah menjadi habbit/kebiasaan setiap musim hujan di ibu kota ini, bukan pula pemprov DKI bukan tidak mengantisipasi tapi ngantisipasinya namun belum sepenuhnya.
Pemerintah pusat melalui Besar Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) tengah membangun dua bendungan di Ciawi dan Sukamahi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembangunan telah direncanakan sejak 2004 tetapi baru mulai terealisasi pada September 2017.
Bendungan Ciawi yang memiliki kontrak proyek Rp 757,8 miliar luas area genangannya 29,22 hektar dengan volume tampung 6,45 juta meter kubik. Sementara, Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung tampung 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektar.
Dua bendungan itu akan mengurangi volume banjir kiriman dari Bogor ke Jakarta. Waktu tiba air kiriman dari Bogor di Jakarta melalui pintu air Manggarai juga bisa diperpanjang selama 4 jam atau yang biasanya tiba dalam waktu sembilan jam, menjadi 13 jam.
Kedua bendungan tersebut ditargetkan konstruksinya selesai pada 2019.
Kata kepala BBWSCC saat diwawancarai.
Sebernya upaya penanggulangan banjir selalu dilakukan setiap tahunnya namun belum ada hasilnya.
Allah lah yang menentukan,manusia hanya menjalankan,kalau Allah belum menghendaki kita tidak bisa berbuat apa".Kita lah yang harus intropeksi diri apa yang salah dengan diri kita,semoga banjir diindonesia bisa teratasi.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia