x
BREAKING NEWS

Rabu, 25 Desember 2019

Anak Muda Menjadi Sasaran Radikalisme

Betapa sering kita mendengar istilah gerakan radikal di negeri ini. Dan yang paling terdengar yaitu gerakan radikal yang berkaitan dengan islam. Radikalisme agama sendiri sudah ada sejak abad ke 16-19 M. Kelompok radikal tak hanya menjadi virus dalam islam, tapi juga kristen, yahudi, hindu dan budha.
Harus kita akui bahwa agama yang paling dirusak oleh radikalisme adalah islam. Radikalisme bukan hanya merambat dan menyebabkan perpecahan di tubuh Islam, tapi juga di agama lain. Sayangnya peran media berhasil memunculkan persepsi masyarakat bahwasanya islam begitu dekat dengan radikalisme.
Masalah radikalisme menjadi masalah yang tidak bisa dihindari saat ini. Lebih dari itu, kelompok generasi muda menjadi sasaran penyebaran teori radikalisme. Banyak anak muda yang terpapar radikalisme yaitu pemuda yang baru mendalami agama. Ini adalah sifa yang ingin menunjukan eksistensi diri. Jadi kecenderungan ingin menunjukan keislaman kepada siapa pun.
Gerakan radikalisme ini mulai muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap komunisme di Indonesia. Adapun cara mencegah meluasnya gerakan radikalisme agama atau gerakan Islam garis keras adalah dengan mengaktualisasikan nila-nilai kedalam masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan dengan mempraktekannya kembali nilai-nilai aswaja dalam kehidupan.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia