x
BREAKING NEWS

Kamis, 26 Desember 2019

4. Relawan Pengajar Pengajian Masjid Baitul Hikmah Ingin Membentuk Kader Dakwah

BANDUNG-- Menjadi seseorang yang memiliki banyak pahala, adalah impian setiap manusia beragama, setiap orang dengan begitu sungguh-sungguh menorehkan segala kebolehannya untuk menggapai impiannya itu.

Tidak adanya masjid, merupakan suatu masalah untuk pemukiman warga. Itulah yang 2009 silam sering dilontarkan penduduk Eastren Hill Cibiru Bandung, pasalnya, sejak awal berdiri sampai awal 2009 warga menunggu janji peresmian pembangunan masjid, namun pihak komplek tak kunjung memulai pembangunan, hingga akhirnya warga komplek tersebut melakukan sejumlah protes dan akhirnya masjid itupun dibangun atas desakan warga.
 Adalah Masjid Jamie Baitul Hikmah Eastern Hills, Masjid yang dibangun atas desakan warga itu, kini sudah semakin aktif. Masjid yang berdiri ditengah komplek Eastren Hills Cibirui cukup memadai untuk menjadi pusat berkumpulnya warga komplek, seperti pengajian harian, pengajian mingguan, jum'atan,  pengajian bulanan, dan tentunya pengajian tahunan —peringatan hari besar Islam, bahkan untuk mendiskusikan hal yang berkenaan dengan masalah komplek.
 Salah satu dari kegiatan yang diminati warga di masjid ini adalah pengajian-pengajian yang rutin diikuti masyarakat sekitar, diantaranya adalah Tadarus Jama'ah bapak-bapak yang dilaksanakan dari ba'da magrib sampai menjelang isya, dan pengajian ini dilaksanakan tiap hari senin sampai jum'at. Selain itu, ada juga Majelis Ta'lim ibu-ibu yang dilaksanakan setiap Selasa pada pukul dari jam Sembilan sampai jam setengah dua belas pagi. Ada juga Kajian Tafsir Tematis yang biasa dilaksanakan hari Minggu dari setelah Magrib sampai menjelang Isya, dan pada kegiatan ini, bisa diikuti oleh umum, tak terbatas usia. Setelah itu, ada Kajian Rutin Sabtu Subuh, yang biasa dilaksanakan setelah Subuh, dan pesertanya bisa dari umum, dan Majelis Kajian Bulanan (MAKBUL) yang dilaksanakan tiap pekan ke-4 setiap bulannya dari jam sembilan sampai jam setengah dua belas pagi. Pengajian ini juga tidak hanya diperuntukan untuk masyarakat komplek, namum juga membuka gerbang seluas mungkin untuk orang-orang dari luar komplek.
 Selain pengajian yang biasa diikuti ibu-ibu dan bapak-bapak, masjid yang berdiri kokoh diantara kurang lebih 250 rumah ini pun rutin mengadakan Taman Pendidikan Al-Qur'an, yang biasa diisi oleh relawan pengajar dari dalam ataupun luar komplek, siswanya meliputi anak-anak dan remaja -yang juga dari dalam dan luar komplek-. Dan sekarang siswanhya bisa mencapai tiga puluh sampai lima puluh peserta setiap harinya.
 Masjid ini memiliki DKM yang diketuai oleh Furqonuddin Nugraha, ST. dan anggotanya adalah warga sekitar, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk merawat setiap sudut masjid.
 Ada salah satu kegiatan yang menarik yang biasa dilaksanakan warga sekitar, DKM masjid biasa menyediakan etalase yang  bebas untuk diisi warga, baik nasi, air kemasan, lauk pauk, camilan, dll. Dan nantinya pun bebas diambil oleh semua warga.

Oktavia Rahmawati
Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Kp. Ciwidara RT.10/01 Desa. Salebu Kec. Manguunreja Kab. Tasikmalaya
085317029344
Rahmaokta2@gmail.com

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia