x
BREAKING NEWS

Senin, 11 November 2019

Pustakawan Berupaya Memelihara Buku di Perpustakaan

Bandung- Seluruh lembaga pendidikan sudah seharusnya menyediakan sarana pra sarana bagi para pelajarnya, ter-khusus menyediakan sarana untuk meningkatkan kreaktivitas dalam membaca dengan diadakannya sebuah perpustakaan. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh salah satu kampus yang ada di Bandung yaitu UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dalam pemeliharaan buku yang ada di perpustakaan butuh peranan penting seorang pustakawan yang bertugas sebagai pemeliharaan buku.

Dalam pemeliharaan buku yang ada di perpustkaan UIN SGD Bandung ini butuh ketelitian yang sangat tepat dalam proses perbaikannya, seperti halnya apa yang dikatakan oleh salah satu staf pemerihaan pustakawan, Bapak Juahir "prosesnya yaa... menunggul aporan terlebih dahulu dari bagian pertilasi, lalu dicari dimana kerusakannya dengan sangat teliti, di ketegorikan ada rusak ringan ada rusak berat" Ucap Bapak Juahir.

Untuk proses perbaikan yang dikategorikan sebagai rusak ringan contohnya seperti hilangnya label buku, para pustakawan pemeliharaan buku cukup hanya menempelkan dengan label yang baru dan dapat deres dengan hanya waktu sehari saja. Sedangkan untuk pengkategorian rusak berat seperti contoh : Hilangnya salah satu halaman, sobeknya sampul, dll...., para pustakawan pemeliharaan buku butuh berhari-hari dalam memperbaikinya. Yaitu dengan meng-Scan nya ulang oleh bagian scan di perpus yaitu Bapak Dede Ganda.

Dalam sehari biasa para pustakwan bagian pemeliharaan buku menerima data kerusakan dari bagian pertilasi sampai 15 buku, itu sudah kehitung banyak terkdang bagian pemeliharaan buku kewalahan untuk memperbaikinya. Terlebih sekarang sudah ada nya alat pengembalian buku mandiri yang berada di depan perpustakaan UIN SGD Bandung. Ini menjadkan tambah banyaknya buku yang terlipat, karena sistem pengembalian yang dilemparkan kedalam kotak.    

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia