x
BREAKING NEWS

Senin, 21 Oktober 2019

Tanah Air, Kekeringan

Oleh : (Dhaifina Jamil Nadhilah)

  Kebakaran hutan yang terjadi akhir – akhir ini membuat pemerintah dan masyarakat harus berputar otak. Karena dampak –dampak nya yang sangat banyak. Dan merugikan makhluk hidup. Ditambah lagi belum turun nya hujan pun, adalah salah satu factor kekeringan ini.
  Beratus – ratus bahkan beribu – ribu hektar sawah dan lahan mengalami kekeringan dan tak bisa ditanami sehingga hal ini menyebabkan gagal panen. Padahal, sudah kita ketahui roda kehidupan terus menerus berputar yang membutuhkan banyak biaya dan pemenuhan kebutuhan sehari – hari. Sementara penghasilan dan pendapat hanya mengandalkan dari hasil panen ini.
  Kekeringan yang melanda tanah air kita ini pun, memberikan dampak – dampak buruk bagi tubuh. Seperti ancaman penyakit demam berdarah, dehidrasi, infeksi saluran pernapasan atas, mata kering dan lain – lain.
  Pemerintah pun tidak tinggal diam. Pemerintah mewaspadai dampak musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dari tahun – tahun sebelumnya.
  Kemudian pada dasarnya air bersih bisa kita temui melalui mata air, air sumur, air sungai dan air hujan. Kita pun dihimbau jika terpaku pada hujan, saat ini ita pasti akan kekurangan air bersih. Jika kita terpaku pada air sumur, kita perlu usaha untuk menunggu air pasang ketika malam hari jika rumah dekat pantai. Tak jarang, masyarakat kita pun menggunakan air yang tak layak disaat kekeringan melanda untuk aktivitas sehari – hari ( Mandi, Cuci, Kakus) terlebih air minum.
  Jika kekeringan melanda, alangkah baiknya membuat penampungan air. Karna mungkin bilamana ada hujan sesekali turun, ada penyediaan air cadangan untuk keperluan sehari – hari. Selain itu hal yang paling mudah dilakukan adalah proses penghijauan lingkungan sekitar.
  Ketika kemarau tiba pasti banyak hal – hal yang harus diperhatikan. Khususnya pada tubuh kita. Yaitu dengan memperbanyak minum air putih, menggunakan sunscreen, sunblock atau semacamnya, hindari juga kelua ruangan saat matahari sedang terik – teriknya.


Penulis, Mahasiswi KPI UIN SGD Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia