x
BREAKING NEWS

Selasa, 22 Oktober 2019

Paru-Paru Dunia Yang Terancam
Kebakaran hutan dan lahan yang kian hari kian menyiksa dunia, kejadian ini hampir tiap tahun terjadi di negara tercinta Indonesia, saat ini wilayah Kalimantan dan sekitarnya yang sedang dihadapi bencana kebakaran yang begitu menyiksa, meresahkan dan merusak segalanya, kehidupan flora dan fauna yang terancam populasi kehidupannya.
Ada dua faktor pemicu kebakaran yang terjadi di Negara kita ini, yakni alam dan manusia, namun yang begitu kuat menyebabkan terjadinya kebakaran itu adalah manusia sendiri, penebangan hutan secara tidak merata, ataupun membuka lahan dengan membakar maupun kanal buatan untuk mendrainase atau mengeringkan lahan gambut menjadi pemicu terjadinya kebakaran. 
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia selama 2019, sesuai data KLHK, sudah mencapai 328.722 hektare. Dari data itu, kebakaran di Kalimantan Tengah tercatat seluas 44.769 hektare, Kalimantan Barat 25.900 haktare, Kalimantan Selatan 19.490 hektare, Sumatra Selatan 11.826 hektare, Jambi 11.022 hektare, dan Riau 49.266 hektare.
Hal ini sungguh sangat miris melihat paru-paru dunia yang begitu terancam, ini menjadi tugas besar bagi pemerintah untuk menindaklanjuti masalah ini, jika ini terus dibiarkan maka sama saja dengan membunuh kehidupan yang ada di Indonesia. Parahnya melihat kebakaran yang terjadi saat ini bukan hal mudah untuk memadamkan api yang semakin meluas, tidak sedikit volume air yang diperlukan untuk menghilangkan si jago merah ini.
Maka untuk saat ini yang terpenting adalah tingkat kesadaran manusia yang harus di perhatikan, saat ini banyak sekali ketidaksadaran manusia bahwa menjaga paru-paru dunia akan menyelamatkan banyak jiwa dan makhluk hidup yang ada di Indonesia. Sebagai mahasiswa saya ingin mengajak kepada pembaca untuk mulai menanamkan rasa khawatir terhadap lingkungan.




Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia