x
BREAKING NEWS

Kamis, 10 Oktober 2019

DKM IQOMAH DAN UPTQ UIN BANDUNG BERI KURSUS GRATIS BELAJAR AL-QUR’AN

Dakwahpos.com, Bandung- Berkurangnya minat baca Al-Qur'an dikalangan mahasiswa bukan disebabkan karena malas, tetapi lebih kepada tidak memahami isinya dan tidak tahu bagaimana cara membaca Al-Qur'an yang baik dan benar. DKM Iqomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Unit Pengembangan Tilawatil Qur'an (UPTQ) UIN Bandung untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur'an secara gratis kepada para mahasiswa. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Selasa dan Kamis setelah shalat Ashar dan bertempat di masjid Iqomah. Selasa (01/10/2019).
Tidak tahu bagaimana cara membaca Al-Qur'an yang baik dan benar juga sering salah dalam memahami tajwid (tanda baca)nya menjadi alasan yang umum jika seseorang ditanya, kenapa jarang atau tidak pernah membaca Al-Qur'an?. Hal ini juga terjadi dikalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa dalam lingkup kampus Islam seperti UIN Bandung. "Banyak teman-teman mahasiswa yang pengucapan hurufnya masih salah, ada juga yang masih terbata-bata. Kita tahu tidak semua mahasiswa disini (UIN) lulusan pesantren, jadi kita (UPTQ) membantu sebisa kami agar teman-teman juga bisa baca Qur'an" kata Rini salah satu anggota UPTQ.
Dia juga menambahkan bahwa dikalangan mahasiswa milenial tentu membaca Al-Qur'an lebih jarang dari pada membaca status dimedia sosial. Terlebih lagi gadget dan medsos sudah mendominasi kehidupan mahasiswa milenial. Dan pengajaran gratis cara membaca Al-Qur'an menjadi salah satu media dalam mengembangkan budaya membaca Al-Qur'an dikalangan mahasiswa diperguruan tinggi Islam seperti UIN. "Malu dong, kalau mahasiswa UIN tapi gak bisa baca Qur'an tapi status di medsos selalu updet" tutur Rini.
Kegiatan belajar membaca Al-Qur'an yang diadakan setiap hari Selasa dan Kamis ini tidak hanya ditujukan untuk anggota UPTQ sendiri tetapi juga mahasiswa disekitar kampus yang memang ingin belajar membaca Al-Qur'an. Pemilihan waktu kegiatan yang dilakukan setelah shalat Ashar dikarenakan banyak aktivitas perkuliahan yang sudah selesai. "Dari pada mahasiswa menghabiskan waktu senggang dengan kegiatan yang tidak bermanfaat seperti main game, nongkrong bahkan tidur dikosan lebih baik datang kemasjid belajar baca Qur'an. Ilmunya dapat pahala dan amal kebaikan juga dapat" ujar ketua DKM Iqomah bapak Drs. A. Bachrun Rifa'i.
Tidak ada alasan lagi tidak bisa membaca Al-Qur'an, belajar perlahan meskipun terbata-bata lebih baik dari pada tidak sama sekali. Menurut ketua umum UPTQ UIN Bandung Zezen Futuhal Arifin, kegiatan ini juga bisa menjadi media dalam melestarikan Al-Qur'an karena masih banyak mahasiswa UIN yang jarang membaca Al-Qur'an. Padahal seperti kata ketua DKM Iqomah, selain mendapatkan ilmu dari kegiatan ini juga bisa mendapatkan pahala amal kebaikan.
Reporter : Sinar Rahayu Putri KPI 3/D

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia