x
BREAKING NEWS

Kamis, 03 Januari 2019

Kampanye Damai Pemilu Nyaman

Kampanye calon anggota legislatif serta pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019 secara resmi telah dimulai sejak tanggal 23 September lalu. Banyak yang dilakukan untuk menarik hati rakyat agar dapat terpilih. 

Pada masa-masa kampanye ini bisa dikatakan adalah masa-masa rawan. Akan terjadi banyak sekali hal yang memicu perselisihan. Salah satunya adalah berita bohong atau hoaks. Maraknya hoaks pada masa kini sudah bukan hal tabu lagi. Sangat sulit membedakan antara berita hoaks atau berita real. Mirisnya, masyarakat yang dikatakan sudah milenial ini masih saja mempercayai hoaks, bahkan hoaks lebih dipercaya daripada berita yang benar,
Pada masa rawan ini ,berita bohong biasanya disebarkan untuk menumbangkan lawan. Karena masyarakatnya yang mudah terhasut dan selalu menelan mentah-mentah berita yang didapat tanpa tahu kebenarannya.

Media sosial memiliki andil yang sangat besar dalam pesatnya perkembangan hoaks. Hoaks dapat dengan cepat menyebar lewat media sosial karena tidak adanya  filter yang membedakan antara berita asli dan bohong. 

Dengan begitu, jika ingin menciptakan pemilu yang damai maka pada masa kampanye ini harus bebas hoaks. Membebaskan dari hoaks harus dari akar masalahnya, yaitu media sosial. Kita memang tidak bisa memaksa seseorang untuk meninggalkan sosmed. Namun, kita bisa mulai dari diri sendiri. Dengan cara jauhi hoaks dan sebisa mungkin mengedukasi agar orang-orang melakukan hal yang sama.
Jika telah berhasil membuat kampanye bebas hoaks dan menjadikan kampanye aman dan damai, tentu pada 2019 nanti, kita akan melaksanakan pesta demokrasi dengan nyaman.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia