x
BREAKING NEWS

Kamis, 27 Desember 2018

Manusiakanlah Manusia


            Bagaikan air yang terus mengalir, teknologi semakin canggih sehingga setiap orang yang memiliki handphone pasti memiliki akun media sosial dan bebas untuk melakukan apa saja di media sosial. Media sosial di tanah air terus mengalami kemajuan yang sangat pesat. Siapa yang tidak memiliki akun media sosial ? hampir semua orang pasti memiliki akun media sosial, baik facebook, twitter, whatsapp hingga instagram.

            Kini dunia seperti sudah tak ada lagi batasan dan siapapun dapat mengetahui rahasia-rahasia kita. Tak dapat kita pungkiri bahwa kemajuan teknologi ini membuat para pengguna internet atau netizen di belahan bumi bahkan di Indonesia semakin bebas untuk melakukan apa saja bahkan bebas untuk mengutarakan pendapatnya dan berkomentar. Namun hal ini banyak disalah gunakan oleh para netizen. Fenomena ini kerap terjadi di salah satu media sosial seperti instagram. Banyak artis dan selebgram yang menjadi sasaran empuk untuk ditimpuk, hingga dikomentari habis-habisan dengan komentar yang tidak manusiawi oleh netizen hanya karena sang public figure memiliki beberapa kesalahan, bahkan yang tak punya salah pun kerap menjadi bahan bullyan oleh para netizen. Akibatnya, korban kerap terluka baik secara fisik maupun mental.

            Setiap orang memang bebas untuk mengutarakan pendapatnya ataupun berkomentar. Namun, kita juga perlu memikirkan dan mempedulikan perasaan orang yang kita komentari. Kita hanya perlu memposisikan diri kita seandainya jika kita dikomentari oleh orang yang tidak kita kenal dengan komentar yang tidak manusiawi, apakah kita senang ?

            Maka dari itu, mari kita gunakan bahasa yang tidak menyakiti hati orang lain, bijaklah dalam berkomentar, dan manusiakanlah manusia. Kita harus bisa membedakan mana komentar yang baik, yang membangun, yang menasehati, yang menjatuhkan harga diri dan yang menyakitkan hati. Sebab dengan kita berkomentar buruk, secara tidak sadar kita membuat orang lain merasa buruk dan tak berdaya, karena perkataan adalah doa. Setiap kata komentar yang kita tulis harus dapat di pertanggungjawabkan. Alangkah baiknya bila kita hendak berkomentar atau berpendapat, kita mencari tahu atau bertabayyun terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kesalah fahaman dan tidak ada orang yang tersakiti.

Sheyrill Athqianita

Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

JL. Pelabuhan II KM 10 Kp. Kubangjaya rt 002/010 Kel. Sirnaresmi Kec. Gunungguruh Kab.Sukabumi

089681238972

sheyrilnita@gmail.com

           

 

 

 

 

 

 

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia