x
BREAKING NEWS

Kamis, 20 Desember 2018

kirim ulang opini 3

Aturan Tegas Pemerintah Menentukan Berkurangnya Sampah

Sepuluh tahun belakangan ini penggunaan plastik di indonesia umumnya sangat peningkat pesat. Dan hampir seluruh kebutuhan manusia dikemas menggunakan plastik, mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti kantong sayur, beras, daging, begitupun kebutuhan rumah tangga yang lainnya, hampir semua menggunakan plastik.

Sekarang ini kita seperti di hantui oleh yang namanya plastik, penampakannya di mana-mana, mulai dari tukang dagang pinggir jalan, rumah makan, pasar, mall, semuanya pasti ada yang namanya plastik di sana.

Mungkin itu karena cara atau wadah yang praktis, ok kalau seperti itu alasannya, akan tetapi di indonesia ini banyak orang-orang yang membuang sampah plastiknya dengan cara yang praktis pula. Seperti halnya ketika di dalam mobil, mereka minum air minereal, kemudian dengan cara yang praktis mereka langsung membuka jendela mobil kemudian melemparkannya begitu saja ke pinggir jalan, dengan alasan lebih praktis ketimbang harus di bawa kemudian di buang ke tong sampah.

Ditambah lagi dengan ibu-ibu rumah tangga, mereka suka seenaknya saja membuang sampah bekas kantong makanannya ke sungai atau membiarkan begitu saja di pinggir pohon. Tanpa memperdulikannya dan mereka lakukan seolah tidak bersalah.

Padahal sudah jelas, di pinggir sungai tertera tulisan "jangan buang sampah ke sungai", tetepi tulisan itu seolah tidak ngaruh apapun terhadap mereka, mereka tidak menghiraukannya dan seolah tidak berdosa melakukan itu semua. Padahal jelas-jelas itu melanggar aturan.

Kalau sudah seperti itu adakah cara pemerintah untuk menanggulangi nya?. Ada. Seperti halnya ada aturan kalau ketahuan membuang sampah sembarangan akan di denda berupa uang ratusan bahkan sampai jutaan rupiah, tapi itu menurut saya tidak terbukti dan tidak ada tindak lanjut ketegasan, hanya membuat aturan yang silakan untuk dilanggar.

Padahal kalau pemerintah menerapkan aturan itu dengan tegas, misalnya ketika ada yang melanggar langsung didenda, maka saya rasa akan ada rasa taku dari masyarakat, minimal takut uangnya terkuras harena didenda oleh pemerintah.

Selain itu juga, perlunya kesadaran dari masyarakat untuk saling menjaga kebersihan, apalagi mayoritas di indonesia ini adalah muslim yang di ajarkan kebersihan oleh agama, seperti kata pepatah mengatakan "kebersihan sebagian dari iman", maka kalau kita beriman, mari kita jaga bersama kebersihan, dengan cara jangan membuang sampah sembarangan. Sampah apapun, kapanpun, dan dimanapun.

Moch.Raffka Yusuf S

raffkasyarief@gmail.com

083817421610

Komunikasi dan Penyiaran Islam

UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia