x
BREAKING NEWS

Kamis, 20 Desember 2018

Kirim Ulang: Keluarkan Pendapat Tanpa Hujat


Mulut merupakan media untuk mengartikulasikan segala sesuatu yang ada di dalam pikiran dan hati seseorang. Namun, saat ini banyak orang yang tidak bisa mengendalikan mulut mereka. Orang bijak sering berkata "mulutmu harimaumu". Namun, sepertinya mereka melupakan pepatah itu.
Pepatah itu mengajarkan  kita untuk selalu berhati-hati ketika berkata, karna bisa jadi apa yang keluar dari mulut kita justru jadi boomerang untuk kita sendiri dan mencelakai kita. Bak harimau yang tiba-tiba berbalik menerkam pawangnya.
Indonesia memang negara yang membebaskan rakyatnya untuk berpendapat. Setiap individu mempunyai hak mengeluarkan pendapat tetapi meskipun bebas berpendapat tetap harus memiliki batasan-batasan.
Di zaman teknologi sekarang orang-orang lebih gemar berkomunikasi melalu media sosial daripada berkomunikasi langsung. Kemajuan teknologi informasi memang memberi banyak manfaat, tetapi disamping manfaat yang diterima tentu saja ada dampak negatifnya. 
Orang-orang jarang berinteraksi antarsatu dan yang lainnya. Sehingga hak mengerluarkan pendapatnya akan mereka gunakan ketika mereka berkomunikasi melalui media sosial tetapi ketika mereka berada dalam suatu forum mereka hanya akan diam.
Mengeluarkan pendapat melalui media sosial tidaklah baik.  Kebanyakan orang yang mengeluarkan pendapat di media sosial menggunakan gaya bahasa yang kurang sopan sehingga tidak ada batasan-batasan ketika berpendapat sehingga pendapat mereka berujung hujatan, cacian dan makian. Pendapat juga harus disertai dengan hasil riset bukan cuma asumsi yang belum tentu kebenarannya. Jangan sampai berakhir bui hanya karena berpendapat.

Oleh : Arin nur Idzatul Fitroh, KPI 3A

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia