x
BREAKING NEWS

Kamis, 20 Desember 2018

Berbekal Keikhlasan, Heni Lisnawati Turut Serta Wujudkan Cita-Cita Bangsa

Dakwahpos.com, Bandung – Guru, sosok penting  dalam perkembangan bangsa. Guru punya dua fungsi sebagai pendidik dan pengajar. Keduanya termasuk dalam memberikan  pengetahuan dan mendisiplinkan murid. Semua itu dilakukan demi kepentingan murid itu sendiri. Guru merupakan sebuah tugas mulia dan pengabdian.
 
Di zaman sekarang tak banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang guru. Kebanyakan mereka bercita-cita menjadi seorang dokter, polisi dan lain sebagainya. Mereka beranggapan bahwa menjadi seorang guru maka hidup mereka tidak akan berkecukupan apalagi jika tidak langsung diangkat menjadi PNS.  

Jika di zaman sekarang "Pahlawan tanpa tanda jasa" sudah jarang ditemui karna kebanyakan orang memandang sesuatu berdasarkan materin, berbeda dengan ibu Heni Lisnawati (39), seorang guru yang memiliki dua tempat mengajar yang berbeda. Setiap hari Senin-Jum'at beliau mengajar di RA Bunga Bangsa dan pada malam harinya beliau mengajar di MDTA Nurusy-Syukri. 

Bagi beliau mengajar merupakan kebahagiaan tersendiri. Dengan mengajar beliau bisa turut serta mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang terdapat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 alinea keempat, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Saya mengajar di  MDTA ini sudah 17 tahun. MDTA ini sudah ada sejak saya kecil tapi dulu bukan berupa MDTA hanya tempat mengaji biasa. Baru dua tahun ini menjadi MDTA karna sudah berada di bawah naungan DEPAG dan alhamdulillah staff pengajar juga mendapat uang tunjangan. Selain itu yang lebih membahagiakannya adalah MDTA ini hamir setiap tahunnya mendapatkan juara 1 dalam acara PORSADIN di tingkat kecamatan" Ujarnya.

Beliau juga menambahkan tidak ada kendala dalam membagi tugas antara pekerjaan atau menjadi ibu rumah tangga, kendalanya hanya membagi waktu dengan tugas di RA Bunga Bangsa. Kadang kalau banyak tugas di sekolah maka tidak sempat mengajar di MDTA.

Dengan kunci kesabaran dan berbekal keikhlasan serta dukungan keluarga maka semuanya akan berubah menjadi pahala. Keyakinannya pada karunia Allah membuat beliau bisa menjalani tiga peran sekaligus menjadi ibu rumah tangga, guru RA dan kepala MDTA. Beliau bisa membina semuanya dengan baik.

Reporter: Arin Nur Idzatul Fitroh, KPI 3/A

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia