x
BREAKING NEWS

Kamis, 27 Desember 2018

Beda Itu Wajar Asal Jangan Saling Menyakiti



Setelah diumumkannya calon presiden dan calon wakil presiden periode 2019-2024, dunia perpolitikan terasa semakin memanas. Dan hal ini menjadi sangat menarik untuk ditonton. Pertarungan politik jelang pemilu ini telah menyuguhkan beberapa gagasan dari kedua pasang capres ini. Dua kubu pendukung capres dan cawapres saling serang, saling melapor dan memainkan isu untuk memperoleh dukungan suara dari tokoh agama, relawan hingga perempuan. 

Mereka kerap memanipulasi berita demi kepentingan sendiri. Bukan hanya persoalan visi, misi dan program, melainkan pilihan kata pun dipersoalkan. Hingga tak jarang berita hoaks pun bermunculan di media dan ditelan mentah-mentah oleh masyarakat. Hingga mengakibatkan yang tak suka semakin tak suka, dan yang suka semakin suka. Hal ini tentunya mengakibatkan retaknya kerukunan Negara ini. 

Setiap masyarakat memiliki hak memilih. Mereka bebas untuk menentukan siapa yang akan mereka pilih untuk jadi pemimpin Negara ini. Jangan hanya karena berbeda pilihan, Negara Indonesia jadi terpecah belah. Setiap orang pasti meninginkan pemimpin yang milenial yang dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat di Negara ini.  Mengeluh dan berharap boleh, tapi harus realistis dan factual. Pemimpin mana yang mau rakyatnya sengsara ? 

Sebagai warga Negara yang demokrasi seharusnya mampu untuk melihat sesuatu dari dua sisi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya. Bijaklah dalam menyaring berita. Semoga kampanye damai ini tidak berakhir menjadi ilusi, tapi tetap damai hingga akhir pertarungan ini. Seperti air dan minyak, walaupun sulit untuk bersatu tapi bisa beriringan.  
Sheyrill Athqianita
Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Jl. Pelabuhan II KM 10 kp. Kubangjaya Rt 002/010 kel. Sirnaresmi kec. Gunungguruh Sukabumi
089681238972
 

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
made with by incsomnia