x
BREAKING NEWS

Jumat, 12 Oktober 2018

Cara Melestarikan Komponen Terpenting Dalam Kehidupan

Oleh : Najma Tasya Ilahy

Musim kemarau merupakan suatu kondisi dimana tidak adanya hujan sama sekali, karenanya cadangan air berkurang sedangkan penggunaan air tetap. Sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia merasakan dampak dari musim kemarau yang salah satunya adalah mengalami kekeringan hingga mengakibatkan krisis air.

Ketika musim kemarau tiba ada banyak sekali dampak yang ditimbulkan, namun kekeringan menjadi masalah serius yang dihadapi di berbagai wilayah di Indonesia. Akibat dari kekeringan tersebut masyarakat mulai kesulitan untuk memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari dikarenakan sumur-sumur mengering. Tidak sedikit masyarakat harus mengeluarkan biaya yang bervariasi untuk membeli air bersih. Bahkan adapula masyarakat yang rela menempuh jarak jauh demi mendatangi tempat-tempat yang masih mengeluarkan sumber air.

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi krisis air ketika musim kemarau adalah dengan menghemat air sebaik mungkin, ini merupakan hal mendasar yang harus dilakukan oleh manusia sebagai individu yang memiliki akal dan nurani. Dengan menghemat air, kita akan mempunyai cadangan air yang lebih banyak ketika terjadi musim kemarau.
Seiring berjalannya waktu, kini para ahli sudah memikirkan banyak cara yang bisa dilakukan pra-musim kemarau untuk mencegah terjadinya krisis air, seperti konservasi lahan yaitu pemanfaatan lahan dengan menanam pohon yang dapat menahan air sehingga air tidak mengalir begitu saja juga merupakan cara yang cukup efektif untuk mendapatkan cadangan air yang lebih banyak, begitupundengan tidak memperbanyak pembangunan diatas lahan konservasi. Membuat bendungan, embung dan sumur, cara ini sangat membantu menambah cadangan air ketika musim kemarau panjang tentunya dengan pemeliharaan yang baik pula sehingga tidak terjadipendangkalan jaringan irigasi. Adapun penyuluhan yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat mengenai kiat-kiat memperbanyak cadangan air dan mengoptimalkan lahan dan media jikalau terjadi krisis air dikemudian hari.

Semua komponen tersebut sangatlah penting untuk dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat dan perlu juga adanya kesadaran untuk menciptakan keberlanjutan dengan melestarikan komponen terpenting dalam kehidupan ini. yang terpenting adalah semua cara tersebut tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal jika hanya dilakukan oleh segelintir orang, akan tetapi semua harus berkontribusi dalam upaya menanggulangi krisis air ketika musim kemarau tiba.

Najma Tasya Ilahy, Mahasiswi KPI UIN SGD Bandung

Nama : Najma Tasya Ilahy
Status : Mahasiswi
Alamat : Nuansa Junti Residence A.8 Des. Sangkanhurip Kec. Katapang Kab. Bandung
No. Telp : 087821483955

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Incsomnia Project