x
BREAKING NEWS

Minggu, 22 Oktober 2017

Sistem Non-Tunai Mudahkan Transaksi di Gerbang Tol

Oleh: Indah Lestari 

Saat ini Indonesia merupakan negara berkembang yang berpotensi menjadi negara maju. Negara maju sangat didukung oleh ilmu pegetahuan dan teknologi, oleh karena itu pemerintah melakukan terobosan dalam bidang teknologi dengan melakukan perubahan sistem pembayaran transaksi tunai pindah menggunakan transaksi non-tunai/ uang elektronik oleh PT Jasa Marga. Memang sudah saatnya transaksi di gerbang jalan tol dilakukan secara non tunai terlebih melihat perkembangan teknologi yang semakin canggih. Apabila Indonesia belum menerapkan sistem ini, Indonesia bisa digolongkan kurang ekspansif. Transaksi non-tunai yang akan segera diberlakukan di semua gerbang tol di Indonesia ternyata menuai banyak komentar dan reaksi dari masyarakat, karena masyarakat belum bisa sepenuhnya menerima suasana baru.

Transaksi non-tunai di gerbang tol ini memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan transaksi tunai. Mengurangi kemacetan yang dianggap membuat antrean panjang menjadi alasan utama diberlakukannya sistem ini. Selain itu pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol yang operatornya berbeda, transaksi lebih cepat sehingga pengelola tol pun tak perlu lagi siapkan uang untuk kembalian, dan pembayaran menjadi lebih akurat karena transaksi dilayani sistem komputer yang tidak menyebabkan kesalahan dalam pembayaran karena kekurangan atau kelebihan nominal.

Semua kelebihan ini tentunya harus ada kesiapan dari pemerintah. Pemerintah harus menyampaikan informasi yang akurat dan jelas tentang transaksi non-tunai di gerbang tol kepada masyarakat, jangan sampai transaksi non-tunai ini justru merepotkan penggunanya. Masyarakat belum banyak mengetahui, oleh karena itu pemerintah harus melakukan sosialisasi agar mendukung penggunaan transaksi non-tunai di jalan tol. Hal ini dilakukan, agar tidak ada lagi masyarakat yang kaget ketika rencana tersebut diterapkan. Sosialisasi menjadi kunci utama bagi terwujudnya harapan pemeritah tersebut, karena tidak mudah untuk mendorong masyarakat menggunakannya. Selain itu, infrastruktur pendukung untuk memudahkah pengguna tol yang menggunakan uang elektronik pun harus terus ditingkatkan agar semakin mempermudah fasilitas GTO.

Mahasiswa KPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Skumfuk Design Studio