x
BREAKING NEWS

Minggu, 08 Oktober 2017

Lestarikan Dosen Favorit Mahasiswa


Oleh Asriyatus Syaniah

Modal awal kegiatan perkuliahan akan terlaksana dengan telah bertemunya mahasiswa dengan dosennya. Berbagai matakuliah akan tersampaikan intinya apabila hubungan antara dosen dengan mahasiswanya terjalin hubungan baik. Hubungan baik antara keduanya bisa terjalin baik dengan peran dosen yang memiliki kepribadian yang menarik bagi mahasiswanya sehingga dosen tersebut bisa menjadi dosen favorit.

Dosen favorit bagi mahasiswa itu bisa dipandang dari berbagai sudut pandang. Berikut beberapa alasan mahasiswa menjadikan beberapa dosen menjadi dasen favoritnya, diantaranya:

Penampilan, tak dipungkiri lagi penampilan menjadi point utama untuk menarik perhatian seseorang. Penampilan seperti apa? penampilan yang rapi tentunya. Karena penampilan rapi itu mampu mencairkan suasana kelas. Selain itu, penampilan rapi juga membuat pembawaan dosen menjadi lebih berwibawa.

Seorang dosen akan lebih disukai mahasiswa jika memiliki sifat yang humble. Mudah bergaul dan berbaur terhadap mahasiswa. Dengan sifat ini membuat mahasiswa lebih nyaman dan tidak segan ketika ada suatu hal yang akan didiskusikan.

Selain humble, seorang dosen pun harus memiliki kesan yang positif dalam melaksanakan sistem perkuliahan. Mulai dari rajin masuk perkuliah, menyampaikan materi sesuai silabus, tugas yang sesuai dengan porsi mahasiswa, dan yang paling penting tidak menyulitkan mahasiswa dalam uijan dan mendapatkan nilai.

Khusus bagi para dosen pembimbing akademik akan lebih disukai oleh mahasiswanya karena mudah dicari atau dihubungi. Karena dengan begitu akan terjalin hubungan yang harmonis antara mahasiswa bimbingan dengan dosennya.

Ada lagi satu point yang paling banyak dipilih mahasiswa bagi dosennya, yakni sifat yang humoris. Dimana dengan sifat ini seorang dosen mampu mencairkan suasana kegiatan perkuliahan. Jika seorang dosen terlalu serius dalam menyampaikan materinya atmosfer kelas itu akan terasa begitu panas dan membosankan, sehingga ketika seorang dosen melakukan intermezo atau selingan yang berbau komedi khususnya. 

Mengapresiasi hasil mahasiswa. Seorang dosen yang cerdas akan mengapresiasi hasil kerja mahasiswanya. Dimana yang demikian itu akan lebih disukai mahasiswa. Karena mahasiswa merasa dihargai pekerjaannya, tidak merasa sia-sia dia telah menuangkan jerih payahnya demi sebuah tugas. Walau itu sekedar pujian atau aplouse dari dosen, apalagi dengan nilai atau sesuatu lain yang lebih berharga seperti buku.

Dan yang terakhir, seorang dosen yang up to date dan tidak gaptek akan mempermudahnya dalam mengajar dan berbaur dengan mahasiswanya.

Nah, menurut saya dengan memiliki tipe-tipe tersebut atau salah satunya, seorang dosen akan disukai bahkan menjadi dosen favorit bagi mahasiswanya, sehingga kegiatan perkuliahan akan berjalan harmonis dan fresh. Dengan demikian, dosen-dosen yang memiliki tipe-tipe seperti itu akan lebih baik dilestarikan atau dipertahankan dan dikembangkan. Hal tersebut mungkin dapat terealisasi dengan mengadakan pelatihan-pelatihan khusus bagi dosen atau calon dosen untuk menanamkan sifat-sifat itu.

Asriyatus Syaniah Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Incsomnia Project