x
BREAKING NEWS

Minggu, 08 Oktober 2017

Harapan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Oleh : Yogi Ropandi

Di laut kita jaya.. merupakan semboyan nenek moyang kita dahulu yang menggambarkan bahwa para orang tua kita memiliki kejayaan di lautan tempo lalu, pun dengan sekarang salah satu fokus pemerintahan saat ini adalah menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia. Mesti mendapat reaksi dari beberapa kalangan yang menganggap hal ini hanya mimpi belaka. Tetapi bukannya tidak mungkin mewujudkan hal tersebut, mengingat wilayah indonesia yang sebagain besarnya adalah lautan.

Dua pertiga laut dan dengan panjang kurang lebih 81.000 kilometern Indonesia merupakan negara garis pantai terpanjang ke 2 setelah Kanada. Mungkin hal ini juga yang menjadikan landasan Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Meskipun ada beberapa hal yang harus dibenahi pemerintah seperti : Kurang tegasnya penegakan hukum, terbatasnya infrastruktur yang ada dan kurangnya sumber daya manusia, merupakan catatan penting yang harus dibenahi bersama.

Oleh karena itu perubahan harus dilakukan untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sesuai dengan komitmen Pemerintah era Jokowi untuk membangun sektor maritim dan kelautan dengan cara :

1.Terealisasikannya program pemeritah untuk pembangunan infrasrtruktur sektor kelautan yang lebih modern.
Semenjak dilantiknya Presiden Jokowi dan Jusuf kalla, beliau menyatakan bahwa indonesia akan menjadi poros maritim dunia dengan 5 pilarnya. Menurut Jokowi, cita-cita dan agenda itu akan menjadi fokus Indonesia di abad ke-21. kekuatan yang mengarungi dua samudera, untuk menjadikan bangsa bahari yang sejahtera dan berwibawa.
2.Mengokohkan pertahanan dan ketahanan wilayah laut indonesia di perbatasan
Indonesia merupakan negara yang rawan dari sisi keamanan laut dan politik dari mulai lokal, nasional ataupun internasional. Eksploitasi sumberdaya, perompakan, legal fishing. Selain itu klaim kepemilikan beberapa pulau diwiayah perbatasan oleh beberapa negara seolah tak ada ujungnya. Maka dari itu pertahanan dan ketahanan di laut dan perbatasan harus benar-benar ditanggapi serius oleh pemerintah. Karna ini sangat merugikan negara.

3.Sanksi tegas penegak hukum bagi pelanggar hukum.

Dengan menenggelamkan kapal asing yang mencuri ikan. Kementrian kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan demi menyelamatkan sumber daya laut Indonesia tidak hanya itu menurutnya juga untuk menegakan kedaulatan indonesia dari sasaran perampok negara lain. Hasilnya pun sangat luar biasa pendapatan nasional ikan yang tadinya hanya 6 juta ton naik menjadi 2x lipat.
4.Membuat konsep kerjasama kemitraan  bilateral (antar negara sahabat) maupun multilateral (lebih dari dua bangsa)

Seperti yang dilakukan pemerintah dalam menjalin kerjasama bilateral maupun multilateral dengan berbagai negara seperti belanda, german, cina, denmark dan sebagainya. Tidak lain adalah sebagai langkah untuk mewujudkan cita cita indonesia dalam hal kemaritiman. maka upaya ini harus terus dilakukan untuk menjadikan role model badi indonesia

Selain itu harus adanya 2 peran yang tidak hanya pada pemerintah terlebih kesadaran masyarakat Indonesia sebagai negara kepulauan dan bersinergi dengan pemerintah akan pentingnya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Sehingga cita cita itu bukan hanya menjadi harapan belaka tetapi buktinyata dimasa mendatang.
Yogi Ropandi, Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Skumfuk Design Studio