x
BREAKING NEWS

Minggu, 08 Oktober 2017

Gladiator Gentayangan Lindungi Anakmu


Oleh: Hanifa Nurfadilah

Saat ini sedang ramai diperbincangkan tentang kasus meninggalnya salah satu pelajar SMA yang menjadi korban akibat aksi gladiator para pelajar. Disini orangtua mempunyai peranan yang sangat penting untuk memberikan pengawasan lebih kepada anak-anaknya, khususnya kepada para remaja yang masih mencari jati diri dan ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain, yang mengakibatkan terjadinya kasus gladiator seperti ini. Di zaman teknologi yang semakin canggih, para remaja memang butuh perhatian lebih, namun cara mendidiknya juga memang harus lebih bersahabat, membebaskannya namun harus tetap terawasi.

Semestinya kita harus menyadari akan pentinganya mengawasi anak dari sejak usia dini, apalagi saat dia bermain gadget, yang berisi game tentang kekerasan contohnya seperti peperangan yang akan berpotensi membentuk karakter seorang anak yang keras. Maka dari itu pendidikan sejak usia dini ini sangat berperan untuk  menanamkan nilai-nilai moral, mental dan spiritual. Yang akan membentuk karakter anak yang berakhlak mulia dan berbudi luhur. Namun tidak dipungkiri harmonisnya sebuah keluarga sangat mempengaruhi pembentukan karakater seorang anak. Kasus semacam ini bisa saja akibat kurangnya keharmonisan dalam keluarga atau bahkan karena adanya KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga), sehingga membuat mereka mencari kenyaman diluar, yang bisa membawa mereka pada pergaulan yang kurang baik bahkan akrab dengan kekerasan, miras dan obat-obatan terlarang.

Pengawasan kepada seorang anak remaja tidak hanya dilakukan oleh orangtua saja namun peran Sekolah dan Pemerintahan sangat mempengaruhi, Sekolah yang bisa memberikan wadah dengan mengadakan berbagai seminar atau penyuluhan kepada para pelajar agar mereka tersadar akan pentingnya nilai-nilai moral. Begitu pula dengan peran pemerintahan yang ingin merangkul para remaja untuk bisa menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara, kini pemerintah memberi wadah untuk para remaja seperti (PIK R/M) (Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa adalah salah satu wadah yang dikembangkan dalam program Gendre, yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja/ Mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang pendewasaan, usia perkawinan, delapan fungsi keluarga, TRIAD KKR (Seksualitas, HIV dan AIDS serta Napza), keterampilan hidup (life skill), gender dan keterampilan Advokasi dan KIE. (PIK R/M) ini diperlukan karena merupakan suatu komponen yang sangat penting bagi kehiupan remaja di masa sekarang dan di masa depan. Karena bertujuan umum memberikan informasi yang bermanfaat untuk para remaja.

Kita manusia sebagai makhluk sosial harus sangat sangat peduli dengan kasus seperti ini agar  kita lebih berhati-hati untuk mengawasi anak-anak kita,  dan memilih lingkungan yang baik bagi keluarga, sehingga kita terhindar dari KDRT yang di cantumkankan dalam UU Nomor 23 tahun 2004 yang berkaitan dengan kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual dan penelantaran Rumah tangga.

Jika Orangtua, Sekolah dan Pemerintahan bersinergi untuk membentuk karakter anak, dengan begitu para remaja khususnya di Indonesia akan menjadi generasi yang membanggakan, maka kasus gladiator seperti ini tidak akan terulang lagi.

Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN SGD Bandung.

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Skumfuk Design Studio