x
BREAKING NEWS

Minggu, 08 Oktober 2017

Damai itu Indah


Oleh: Suci Arumaisa Murni

Berbicara tentang kekerasan, beberapa tahun belakangan  ini media massa telah banyak menayangkan kekerasan terhadap anak. Yang sedang marak diperbincangkan akhir-akhir ini yaitu kasus pelajar SMA berduel ala gladiator yang menewaskan salah satu siswa di Bogor.

Menurut saya hal ini terjadi akibat kurangnya kesadaran diri masing-masing individu bahwa kekerasan itu sangat merugikan. Dan yang memprihatinkan, orang terdekat yang seharusnya menjadi pelindung bagi korban malah menjadi promotor agar kekerasan itu terjadi. Kasus kekerasan ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi orang tua, guru, dan pemerintah agar kekerasan terhadap anak tidak terjadi lagi. Untuk itu, pihak yang terkait seharusnya bisa mencegah dan mengatasi hal ini.

Ada hal penting yang harus di kedepankan yaitu peran keluarga dalam mendidik anak. Orang tua harus memberikan pendidikan informal untuk memuntun anak berprilaku baik. Selain orang tua guru pun harus berperan sebagai pelidung siswanya agar tidak ada korban atau pelaku perbuatan kekerasan. Selain itu, adanya pendidikan budi pekerti di sekolah yang fokus mengajarkan bagaimana siswa berprilaku. Begitu pula dengan pemerintah, sistem hukum yang tidak tegas dapat mempengaruhi munculnya tindak kekerasan. Hal ini dikarenakan sistem hukum mudah digantikan dengan uang. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan penataan sistem penegakan hukum yang adil dan tegas agar mampu mengurangi angka kekerasan yang terjadi.

Selain dari itu, ada hal lain yang harus di lakuakan yaitu dengan menciptakan perdamaian, setiap individu mampu berkarya menghasilkan sesuatu untuk kemajuan. Dengan kata lain, kekerasan dapat mendatangkan kemunduran dan penderitaan, sedangkan tanpa kekerasan membentuk kemajuan bangsa. Membentuk perdamaian itu penting di upayakan karena memberikan rasa aman, dengan perdamaian pun dapat membangun dalam berbagai bidang: ekonomi, politik, dan sosial-budaya.

Maka dari itu setiap bangsa di dunia harus menjaga dan memelihara perdamaian. Menciptakan pendamaian menjadi suatu keharusan, berapapun ongkosnya, apapun kendalanya dan sesulit apapun itu. Damai itu indah, damai itu tentram, semua orang merindukan perdamaian.


Suci Arumaisa Murni, Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Incsomnia Project