x
BREAKING NEWS

Minggu, 22 Oktober 2017

Apakah PNS Profesi yang diharapkan?

 Oleh : Shofa Zakia Ulfah


Setiap Tahunnya Universitas banyak mengeluarkan wisudawan dari berbagai jurusan. Tentunya yang banyak menjadi pertanyaan adalah apa yang akan dilakukan setelah lulus berkuliah? Apakah kita akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan dan keinginan kita? Pertanyaan ini akan menjadi cambukan bagi orang-orang yang sulit menemukan lowongan pekerjaan. Ketika pemerintah membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi CPNS, orang akan berbondong-bondong mengikutinya. Lantas, apakah yang mengikuti CPNS hanya dari lulusan sarjana? Tentu saja tidak. Persyaratan untuk mendaftar menjadi CPNS salah satunya adalah berusia 18tahun. Artinya, saingan untuk mendaftar menjadi PNS tidak hanya lulusan sarjana, melainkan lulusan sekolah menegah atas dan sekolah menengah kejuruan pun bisa mendaftar menjadi PNS.

Banyak tahapan yang harus dipenuhi untuk menjadi PNS, yaitu pedaftaran, pemenuhan persyaratan,  pendaftaran ulang, uji kompetensi, wawancara, test kesehatan dan yang terakhir adalah diklat pra jabatan. Jika sudah sampai tahapan diklat pra jabatan, CPNS bukan berarti sudah lolos seleksi untuk menjadi PNS, karena pada tahapan diklat pra jabatan, CPNS harus mengikuti ujian kompetensi lagi. Barulah yang menentukan lolos atau tidaknya untuk menjadi PNS adalah ujian yang diadakan setelah diklah pra jabatan.

Banyak orang yang menggantungkan harapan hidupnya untuk menjadi seorang PNS. Bagaimana tidak, banyaknya penduduk Indonesia dan sempitnya lowongan pekerjaan membuat masyarakat berbondong-bondong untuk menjadi seorang PNS. Alasannya diantara lain, agar mendapatkan tunjangan, mendapat dana pensiun, mendapatkan sertifikasi dan lain sebagainya. Ketika sudah lolos untuk menjadi seorang PNS, tentuinya harus mengikuti aturan yang ada. diantaranya harus mengabdi kepada bangsa dan negara, komitmen mengikuti pekerjaannya sebagai seorang PNS, taat dan patuh kepada aturan yang sudah di tetapkan, dan lain sebagainya.

Sebagai seorang mahasiswa. Jika kita bisa berinovasi dan kreatif menanggapi sulitnya pekerjaan yang ada, seharusnya kita dapat berupaya memanfaatkan tekhnoilogi serta media yang tersedia. Banyak hal yang dapat dilakukan agar ketika sudah lulus sekolah atau berkuliah tidak mengaggur.  Diantarnya, menbuka bisnis online shop, menjadi vloger, menjadi bloger, youtuber dan lain-lain. Keuntungan yang akan didapatkanpun akan besar jika kita bisa menjalankannya denga baik dan benar. Manfaatnyapun tidak hanya untuk pribadi, melainkan dapat membuka lowongan pekerjaan  bagi masyarakat banyak.

Penulis: Shofa Zakia Ulfah, Mahasiswa KPI UIN bandung

Bagikan

Posting Komentar

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Incsomnia Project