x
BREAKING NEWS

Selasa, 25 Oktober 2016

Guru Pengajian Masjid Al-Mubarok Gunakan Laptop untuk Mengajar

Para Pengajar Menggunakan Laptop Untuk Mengajar

Dakwahpos.com, Bandung- Pengajian rutin anak-anak Masjid Al-Mubarok ini terbilang cukup aktif karena Muridnya yang cukup banyak dan sangat rajin. Sebelum pengajian dimulai murid-murid sudah menunggu duluan di masjid sebelum pengajarnya bahkan mereka selalu mengikuti shalat maghrib berjamaah.

Setelah shalat berjamaah selesai mereka langsung mengikuti pengajian dengan khidmat yang dipimpin oleh pengajarnya.setelah itu mereka mulai membuka al-Qur'an dan sistem mengajarnya itu dites setiap murid ke depan untuk membaca al-Qur'an namun ada juga yang masih Iqra.

''Di sini kami diajar oleh tiga guru yaitu Amy Halimah, Amy Neneng, dan Ustadz Rendi dan di sini murid-muridnya terdiri dari kelas 3 sampai 6 SD'' ucap Fikri (4), salah seorang murid.

Jadwal pengajian di masjid ini dilaksanakan setiap hari tetapi kalau malam jum'at pengajiannya selalu berbarengan dengan ibu-ibu juga bapak-bapak yang ikut ngaji yassin dan marhabaan. Begitu pengajian malam jum'at selesai selalu ada yang memberi makanan ataupun minuman kepada para jamaah yang mengaji.

Para pengajar juga menggunakan laptop untuk mengajarkan anak-anak contohnya dengan menonoton kisah teladan Rasul dan sahabat.

Pengajian berlangsung kurang lebih 1 jam dari maghrib sampai isya dan setelah mengaji anak-anak dan para pengajarnya selalu mengikuti shalat berjamaah isya dan para pengajar selalu menganjurkan untuk shalat berjamaah di mesjid karna apabila tidak seperti itu sesampainya di rumah   anak-anak selalu lupa bahkan malas untuk karna itu para pengajar menganjurkan anak-anak shalat berjamaah di Mesjid.

Reporter: Riefka Annisa, KPI/III/C



Bagikan

3 komentar :

  1. Masya Allah, semoga dipertahankan.Jaman sekarang memang anak-anak susah untuk diajak mengaji karena sebagian besar mereka sudah memiliki handphone, bahkan laptop. Memang sah-sah saja jika dipergunakab untuk belajar, dan cara mengajar para ustadzah dan ustadz memang harus dengan suasana yang berbesa seperti menayangkan sebuah film peradaban dan kisah-kisah teladan, agar si anak tersebut tidak bosan. Untuk itu semoga para pengabdi diberikan semangat untuk mengabdi dan berdakwah melalui tayangan-tayangan kebaikan dan juga mengajarkan ngaji.

    BalasHapus
  2. Memang benar teh saat ini banyak sufah susah sekali anak diajarkan dengan cara yang biasa jadi harus diajarkan dengan metode yang lain dan laptop menjadi bermanfaat karna dipakai untuk mempermudah anak belajar

    BalasHapus
  3. subhanallah ... mengingat metode pengajaran pesantren dimasa lalu sungguh penuh dengan kesuksesan dan keberhasilan atas peserta didiknya, semua itu tidak lain atas kerja keras yang dilakukan pendidik. mari wujudkan pendidik-pendidik yang hebat niscaya melahirkan generasi yang hebat pula. :)

    BalasHapus

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Skumfuk Design Studio