x
BREAKING NEWS

Senin, 24 Oktober 2016

Ade, 20 Tahun Memimpin DKM Nurul Iman

Ade, Ketua DKM Nurul Iman

Dakwahpos.com, Bandung- DKM Nurul Iman sudah 20 Tahun dipimpin oleh Ade (55). Jamaah masjid sudah lama tidak lagi mengadakan pemilihan ketua DKM.

"Bukan saya memaksakan diri, tetapi kebanyakan jamaah  tidak mau menjadi ketua DKM, daripada kosong, apa boleh buat? Mereka  banyak mengatakan 'selagi ada ustad, orang lain tidak mau menjadi ketua DKM'. Padahal, menjadi ketua DKM tidak perlu pintar berceramah, atau menjadi Imam shalat; Yang terpenting ada figur memiliki tanggung jawab." Ucap Ade, saat diwawancarai dakwahpos.com, Minggu (23/10).

Meski disini terdapat banyak masyarakat dan Ustad mampu memimpin masjid, namun pihak DKM tidak mengadakan pergantian pengurus. Hal serupa disampaikan oleh Ojon, salah seorang warga desa Cipadung.

"Jadi, sebetulnya pergantian itu seharusnya ada, tapi entah mengapa  yang ditunjuk selalu pak Ade. Beliaupun sepertinya sudah bosan menjadi ketua DKM, namun mungkin karena adanya dukungan keluarga  beliau tetap menjabat."

Kendati demikian, Ade tetap mempersiapkan dan mencari calon penggantinya kelak.

Reporter: Megandini Al-Fiqri, KPI/ 3B

Bagikan

24 komentar :

  1. Harus cepat" mencari pengganti pak ade,takutnya nnti tdk akn ada generasi setelah pak ade,musyawarahkan kpn rt\rw dan masyarakat,ini seperti masalah kecil,namun dampaknya sangat besar kedepannya,jika tidak ad generasi selanjutnya maka siapa nnti yang akan mengurus masjid,siapa yg akan mengumandangkan adzan tepat pd wktnya,?

    BalasHapus
  2. Harus cepat" mencari pengganti pak ade,takutnya nnti tdk akn ada generasi setelah pak ade,musyawarahkan kpn rt\rw dan masyarakat,ini seperti masalah kecil,namun dampaknya sangat besar kedepannya,jika tidak ad generasi selanjutnya maka siapa nnti yang akan mengurus masjid,siapa yg akan mengumandangkan adzan tepat pd wktnya,?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih saudari nisrina atas kritik dan sarannya.

      Hapus
  3. Oh.. Itu pemilihan DKMny suka di pilih berapa tahun sekali?
    Capres 5tahun sekali kalo DKM berapa tahun sekali pemilihannya ya min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saudari husna yang mudah mudahan di rahmati Allah. Seperti apa yang telah saya tuliskan di berita tersebut, bahwa masyarakat tidak ingin mengadakan pemilihan selama ada ustad Ade.

      Hapus
  4. Segala sesuatu hrs diteruskan, segera cari org yg amanah spt beliau

    BalasHapus
  5. Segala sesuatu hrs diteruskan, segera cari org yg amanah spt beliau

    BalasHapus
  6. Ayo mangga yang mau jadi pengganti pak Ade agar segera menghubungi beliau. Generasi muda ayoo bangkit! :-)

    BalasHapus
  7. Mungkin waraga sekitar merasa sulit Mencari seseorg yg dapat dipercaya dan amanah seperti ust ade,semoga beliau selalu senantiasa sehat dan siapapun yg menggantikanny bisa meneruskan kpengurusanny dgn baik.

    BalasHapus
  8. Subhanallah, sudah begitu lama yaa. Semoga dimasa kepercayaan beliau menjadi pahala dan menjadi pelajaran buat kita dalam menjaga amanah.

    BalasHapus
  9. kalo menurut saya, warga disana tidak banyak yang sanggup untuk memegang amanat sebagai DKM masjid, dikarnakan besarnya tanggung jawab mengenai kewajiban umat islam yakni Sholat dan yang lainya. Tapi pasti harus ada penerus, maka harus ada bimbingan rohani untuk para pemuda dilingkungan masjid tersebut

    BalasHapus
  10. kalo menurut saya tetap harus ada penerus.. para pemudanya sebaiknya harus lebih diajak agar mau memakmurkan masjid... Semangat ust adee.. insya Allah akan menjadi amalan yang baik di sisi Allah Ammiin

    BalasHapus
  11. Menjadi DKM seharusnya bukan berbicara ranah bisa atau tidak bisa, sanggup atau tidak sanggup, tp suatu tanggungjawab. Karena sudah lama menjabat, mungkin yg menyebabkan sosok DKM telah melekat di diri pak Ade hingga sulit cari yg "sreg" lagi. Akan tetapi regenerasi itu penting. Mari makmurkan mesjid kawan kawan muda ; karang taruna dan ikatan remaja mesjid hrs dikaderisasi.

    BalasHapus
  12. Menurut saya, itu harus banyak musyawarah lagi di desa nya dan mungkin pemimpin nya pun harus lebih tegas lagi karena apabila dibiarkan nanti nya akan berdampak negatif bagi masyarakat itu sendiri, manusia itu kan tdak akan abadi di dunia begitu pun dngan pak Ade semakin lama pak Ade pun akan semakin tua nah dngan bigtu perlu sekali adanya generasi yg harus maju menggantikan pak Ade ��
    Semoga amal pak Ade selama menjadi DKM diterima oleh Allah SWT �� amin

    BalasHapus
  13. Kita cermati peran dan fungsi ketua DKM dan Masjid itu sendiri... bisa dikatakan bahwa jantung nya sebuah kampung adalah masjid.. nah.. bisa disimpulkan bahwa urgensi masjid untuk kepentingan masyarakat pada umumnya perlu diperhatikan... oleh karena itu, dibutuhkan figur ketua DKM yang mengayomi serta melayani masyarakat secara ritual dan kehidupan masyarakat... disisi lain... kaderisasi pun sangat diperlukan .. dimana setiap manusia tidak akan abadi didunia ini, oleh karena itu, kaderisasi akan menghasilkan kader yang lebih baik lagi dari sebelumnya... saya sarankan kepada ketua DKM.. untuk sedini mungkin melakukan pelatihan kaderisasi kepada pemuda islam sekitar demi kemaslahatan ummat islam....

    BalasHapus
  14. Berarti masyarakatnya belum memiliki kesadaran untuk membangun jamaah masjid. Padahal DKM kalau ditarik ke dalam konteks yang lebih luas bisa menjadi roda penggerak masyarakt menuju masyarakt yang agamis.Kendati demikian saya sangat mengapresiasi kang ade, karena memiliki jiwa besar dan bertanggung jawab atas keilmuannya. Kalau orang besar sih banyak, tapi hanya sedikit yang berjiwa besar.

    BalasHapus
  15. masyaalloh, memimpin 20 tahun bukan waktu yg sebentar. semangat terus pak! ini bukti bahwa bapak amanah.

    BalasHapus
  16. sepengamatan saya, dimanapun tetap sama yg jdi ketua DKM pasti orang tua, krn generasi mudany sedikit yg peduli sama masjid. Bahkan ke masjid pun kalau ingat saja.

    BalasHapus
  17. Saran saya, estefet kepemimpinan harus tercipta, bagaimanapun keadaannya, karena regenerasi itu penting. Di adakan sharing atau kumpul warga pun lebih baik sepertinya, agar setiap individu di tempat tersebut punya rasa memiliki, bahwa kegiatan agamis yg sering d adakan d mesjid mesjid adalah salah satu wadah penggerak hati juga pola fikir masyarakat menuju masyarakat yg lebih aktif dalam hal kebaikan tentunya, 😊

    BalasHapus
  18. Apakah tidak malu sama yang sudah tua para anak muda stempatnyaa ,alangkah bail diadakan halaqoh tntang kepemimpinan until anak muda

    BalasHapus
  19. pada kemana tuhh anak mudanya... apakah mati sebelum mati???

    BalasHapus
  20. pemimpin yang sudah di kasih kepercayaan oleh masyarakatnya pasti susah untuk di gantikan. semangat terus pak

    BalasHapus
  21. Sepertinya jamaah harus dibujuk dengan cara memberitahu balasan pemimpin yang bertanggung jawab dan orang yang memakmurkan masjid akan masuk surga. "sugan we..." ada orang yang tertarik menjadi ketua DKM. hhe..

    BalasHapus
  22. subhanalloh semoga kesabaran pak Ade dan keihklasannya menjadi contoh selanjutnya

    BalasHapus

 
Since © 2015 DAKWAHPOS - Media Dakwah Islam Aktual.
Webdesign by Skumfuk Design Studio